Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home MALUKU MBD

Diduga Ditolak Dokter dan Dipaksa Keluar Puskesmas, Pasien Motestus Rumpopoi Meninggal Dunia

Desember 13, 2025
in MBD
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensimaluku.id, Bebar Timur, — Pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Bebar Kumur, Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Maluku, menuai sorotan tajam masyarakat. Seorang pasien bernama Mostestus Rumpopoi alias Etus diduga mengalami penolakan dan penelantaran pelayanan medis hingga akhirnya meninggal dunia.
Informasi yang diperoleh Referensimaluku.id dari pihak keluarga korban menyebutkan, peristiwa bermula pada 2 Desember 2025 sekira Pukul 08.00 WIT.

Baca Juga

Herry Jesajas Dinilai “Dosen Karbitan”, Sikap dan Kualitas Akademik Dipertanyakan

PLN: Listrik 24 Jam di MBD Baru Jangkau Lima Pulau, Sejumlah Wilayah Masih 6–12 Jam

Pemkab MBD Terima LHP Kinerja dan Pemeriksaan Tujuan Tertentu Semester II

Saat itu, keluarga Montestus Rumpopoi menghubungi dokter yang sebelumnya melakukan tindakan operasi, penjahitan luka yang dialami almarhum.

Pihak Keluarga menyampaikan bahwa Etus Rumpopoi mengalami pendarahan hebat dari bekas jahitan dan berencana secepatnya dapat membawa pasien ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

“Kami sampaikan ke ibu dokter bahwa darah keluar banyak dari jahitan dan kami mau bawa pasien ke puskesmas,” tutur Ulis Leinussa, pihak keluarga korban, Sabtu (13/12/2025).

Menurut Ulis, dokter yang bersangkutan menolak pasien dibawa ke puskesmas pada hari itu dan meminta agar pasien baru datang keesokan harinya dengan alasan akan menghadiri acara pernikahan rekan kerjanya.

“Jawaban ibu dokter, besok saja datang ke puskesmas,” ungkap Ulis, menirukan pesan WhatsApp dokter tersebut.

Keesokan harinya, pada 3 Desember 2025 sekira Pukul 08.00 WIT, keluarga akhirnya membawa Etus Rumpopoi dari Bebar Barat menuju UPTD Puskesmas Bebar Kumur. Setibanya di puskesmas, pasien sempat mendapat penanganan awal oleh seorang petugas kesehatan.

“Kami bertemu dengan mantri yang biasa disapa Pak Guntur,” kata Ulis.
Namun, penanganan tersebut diduga tidak berjalan maksimal karena keterbatasan fasilitas, khususnya tidak adanya penerangan listrik. Keluarga pasien bahkan mengusulkan untuk menyediakan genset dari rumah mereka di Desa Bebar Barat, dan usulan itu sempat disetujui oleh petugas puskesmas.

“Saya bilang rumah saya ada genset, kalau sepakat saya ambil,” jelas Ulis.
Ironisnya, kesepakatan tersebut diduga tidak direalisasikan. Pihak puskesmas justru meminta agar pasien keluar dari puskesmas dengan alasan jam pelayanan akan segera berakhir.
“Saya ditelepon bapak almarhum. Katanya disuruh keluar karena puskesmas mau tutup jam satu siang,” ungkap Ulis dengan nada kesal.

Setelah dipulangkan, kondisi pasien dilaporkan semakin memburuk. Sekira pukul 03.00 WIT, keluarga kembali berupaya menghubungi dokter dan perawat, namun tidak mendapat respons positif hingga pagi hari.

“Kami panggil dokter dan perawat dari jam tiga subuh sampai jam sembilan pagi. Baru perawat datang. Dan saat perawat tiba, pasien sudah meninggal,” ucap Ulis lirih.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak UPTD Puskesmas Bebar Kumur maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Barat Daya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penolakan dan penelantaran pelayanan medis yang berujung pada meninggalnya Montestus Rumpopoi. (RM-05)

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Herry Jesajas Dinilai “Dosen Karbitan”, Sikap dan Kualitas Akademik Dipertanyakan

Herry Jesajas Dinilai “Dosen Karbitan”, Sikap dan Kualitas Akademik Dipertanyakan

by admin
Januari 12, 2026
0

Referensimaluku.id, Tiakur – Herry Jesajas, Koordinator Program Studi...

PLN: Listrik 24 Jam di MBD Baru Jangkau Lima Pulau, Sejumlah Wilayah Masih 6–12 Jam

PLN: Listrik 24 Jam di MBD Baru Jangkau Lima Pulau, Sejumlah Wilayah Masih 6–12 Jam

by admin
Januari 12, 2026
0

Referensimaluku.id, Tiakur – Manajemen Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik...

Pemkab MBD Terima LHP Kinerja dan Pemeriksaan Tujuan Tertentu Semester II

Pemkab MBD Terima LHP Kinerja dan Pemeriksaan Tujuan Tertentu Semester II

by admin
Januari 10, 2026
0

Referensimaluku.id, Tiakur - Bupati Maluku Barat Daya Benyamin...

Pemkab MBD Seriusi Penyelesaian Kepemilikan Aset dan Lahan Warisan Kabupaten Malra dan KKT

Pemkab MBD Seriusi Penyelesaian Kepemilikan Aset dan Lahan Warisan Kabupaten Malra dan KKT

by admin
Januari 10, 2026
0

Referensimaluku.id, Tiakur - Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya...

Diduga Tolak Minum Miras Sopi, Anggota DPRD MBD Aniaya Sekwan

Diduga Tolak Minum Miras Sopi, Anggota DPRD MBD Aniaya Sekwan

by admin
Januari 8, 2026
0

Referensimaluku.id, Tiakur – Seorang anggota DPRD Kabupaten Maluku...

Diduga Tanpa Addendum, Proyek Jembatan SP. Tiakur–Werwaru Tetap Berjalan Usai Kontrak Berakhir

Diduga Tanpa Addendum, Proyek Jembatan SP. Tiakur–Werwaru Tetap Berjalan Usai Kontrak Berakhir

by admin
Januari 5, 2026
0

Referensimaluku.id, Tiakur – Proyek Rehabilitasi Jembatan SP. Tiakur...

Next Post
Wali Kota Ambon Hadiri Prosesi Cuci Negeri Soya, Tekankan Pelestarian Adat dan Budaya

Wali Kota Ambon Hadiri Prosesi Cuci Negeri Soya, Tekankan Pelestarian Adat dan Budaya

34 Wisuda Sekolah Lansia BKL Ceria Wainitu Diwisudakan, Ini Kata Wali Kota Ambon

34 Wisuda Sekolah Lansia BKL Ceria Wainitu Diwisudakan, Ini Kata Wali Kota Ambon

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id