Referensimaluku.id,Ternate-Malut United resmi menunjuk Ricardo Salampessy sebagai asisten pelatih untuk mengarungi lanjutan kompetisi BRI Super League 2025-2026.
Proses penandatanganan kontrak Ricardo dilakukan di Ternate, Maluku Utara, pada Kamis (27/11/2025).
Manajamen menyambut positif bergabungnya Ricardo ke dalam keluarga besar Malut United. Pengalamannya yang panjang di kancah sepak bola Tanah Air dinilai dapat memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan tim.
“Ricardo merupakan sosok dengan karakter kuat dan berpengalaman. Kami yakin kehadirannya dapat memperkokoh struktur kepelatihan yang sudah ada, serta memberikan nilai tambah untuk perkembangan pemain,” ujar COO Malut United, Willem D. Nanlohy.

Ricardo begitu antusias memulai babak baru dalam karier kepelatihannya bersama Laskar Kie Raha.
Setelah pensiun sebagai pemain, Ricardo memulai karier kepelatihannya dengan menakhodai tim PON Papua pada 2023.
Ceritanya di Tanah Papua berlanjut usai ditunjuk sebagai pelatih kepala Persipura Jayapura menjelang babak playoff kompetisi Liga 2 2023-2024. Dari 34 laga di bawah kepemimpinannya, Mutiara Hitam mencatatkan 17 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 10 kekalahan.
“Saya bersyukur dengan kesempatan yang diberikan manajemen dan pelatih kepala. Suatu kebanggaan bisa berada dalam jajaran tim pelatih Malut United. Rasanya seperti naik level karena sebelumnya melatih tim di divisi kedua, sekarang di divisi teratas,” ucap Ricardo.
Meski namanya lekat dengan Papua, Ricardo sejatinya berasal dari Maluku. Dia lahir di Negeri Suli, Pulau Ambon, Maluku Tengah, pada 18 Februari 1984.
Keinginan mendalam membantu klub asal tanah kelahiran menjadi salah satu faktor utama Ricardo memutuskan melanjutkan karier kepelatihannya di Malut United.
“Bagi saya, momentum ini menjadi pengalaman baru karena sebagian kehidupan sepak bola saya dihabiskan di Papua. Saya merasa ada panggilan jiwa dan tanggung jawab untuk mengabdi di sini,” kata Ricardo.
Ricardo telah mengikuti perjalanan Malut United sejak berkiprah di Liga 2 2023-2024. Menurut dia, pencapaian Laskar Kie Raha promosi di musim perdana dan finis di urutan ke-3 Liga 1 2024-2025 menunjukkan potensi tim untuk membangkitkan lagi kejayaan sepak bola Indonesia Timur.
“Semoga saya bisa membantu kinerja staf kepelatihan dan pelatih kepala untuk membawa Malut United ke tujuan utama menjadi juara,” kata Ricardo. (RM-06)










Discussion about this post