Referensimaluku.id, Tiakur- Lebih kurang 227 atlet Taekwondo se-Kabupaten Maluku Barat Daya mengikuti kejuaraan antarDojang memperebutkan Piala bergilir Bupati MBD Tahun 2025.
Kejuaraan yang dibuka Asisten Administrasi Umum Setda MBD, Yafet Lelatobur mewakili bupati MBD itu, berlangsung di Gedung Serbaguna Tiakur, Minggu (7/12). Event ini sekaligus menjadi ajang seleksi atlet daerah MBD menuju Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) pada September 2026 mendatang.
Ketua Pengcab Taekwondo MBD Richy H Petrusz dalam pembukaan kejuaraan itu mengatakan, Taekwondo MBD telah mengukir prestasi yang membanggakan sejak didirikan secara resmi tahun 2008.
Namun dua tantangan utama dalam pembinaan prestasi olehraga ini di MBD adalah, wilayah kepulauan yang menyulitkan koordinasi dan penyelenggaraan event besar, karena tingginya biaya akomodasi dan atlet yang sudah berprestasi seringkali harus keluar daerah untuk melanjutkan studi setelah lulus SLTA.
“Inilah yang menyebabkan MBD kehilangan potensi-potensi atlet terbaik,” ungkap Richy.
Sementara itu Bupati MBD Benjamin Thomas Noach dalam sambutannya yang dibacakan Lelatobur saat membuka kejuaraan itu mengatakan, piala bupati adalah representasi dukungan pemerintah daerah setempat terhadap cabang olahraga Taekwondo.
“Dukungan ini kami berikan karena kami yakin, olahraga bela diri ini adalah sekolah kehidupan yang luar biasa, sebab mengajarkan disiplin, keberanian, sportivitas dan rasa hormat,” ucap Yafet.
Yafet menekankan agar para atlet menunjukkan jiwa petarung sejati, seraya mengingatkan kejujuran dan sikap satria adalah kemenangan yang sesungguhnya.
“Saya harap dengan kejuaraan ini, MBD dapat membina mental dan kedisiplinan setiap atlet dan mampu menyeleksi atlet-atlet terbaik yang dapat mewakili MBD mengikuti kejuaraan ditingkat lebih tinggi, baik provinsi maupun nasional,” harap Yafet.
Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Sheftian Hendra dalam laporannya menjelaskan, kejuaraan ini akan berlangsung 7-9 Desember 2025 dan diikuti oleh 227 atlet dari 12 Dojang. Sementara kategori yang dipertandingkan adalah, kategori Kyorugi dan Pomsae.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah, untuk penjaringan atlet-atlet Taekwondo terbaik di Bumi Kalwedo untuk dibina menuju Popmal 2026 dan kejuaraan tingkat nasional,” ucap Hendra. (RM-05)










Discussion about this post