Referensimaluku.id,- Langgur-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) tengah berbenah menyambut kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang dijadwalkan berlangsung pada 23–24 Oktober 2025 mendatang. Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan dukungan pendidikan di wilayah kepulauan bagian timur Indonesia.
Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Malra, Bernardus Rettob, menyampaikan bahwa seluruh unsur pemerintah daerah telah melakukan persiapan secara matang untuk menyukseskan agenda tersebut.
“Seluruh jajaran kini fokus memastikan setiap detail kegiatan berjalan lancar, mulai dari penyambutan di bandara, penginapan, hingga lokasi kegiatan utama,” tegas Rettob di Langgur, Sabtu (18/10/2025).
Menurutnya, kegiatan utama selama kunjungan Mendikdasmen akan dipusatkan di tiga lokasi penting. Hotel Vilia ditetapkan sebagai tempat penginapan resmi rombongan menteri, Pantai Pasir Panjang akan menjadi lokasi acara makan malam dan hiburan, sementara Lapangan Nur Sardanan Ohoililir disiapkan untuk kegiatan olahraga dan program Pagi Ceria bersama masyarakat, guru, dan siswa.
“Pak Menteri datang dengan dua agenda penting, yakni penyerahan bantuan pendidikan secara simbolis dan pelantikan pengurus Muhammadiyah Kabupaten Malra dan Kota Tual, yang akan dilaksanakan di Kantor Bupati,” jelas Rettob.
Ia menambahkan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi Bupati Malra, Muhamad Thaher Hanubun, bersama sejumlah kepala dinas ke Kementerian Pendidikan pada September lalu.
“Ini hasil komunikasi intensif antara pemerintah daerah dan kementerian. Setelah kunjungan Wakil Presiden, kini Maluku Tenggara kembali mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Optimisme pun mengiringi persiapan tersebut. Pemkab Malra menilai bahwa momentum kunjungan menteri dapat menjadi awal bagi peningkatan dukungan sektor pendidikan di tahun 2026. Saat ini, pemerintah daerah telah menyiapkan 61 proposal bantuan pendidikan yang akan diajukan ke kementerian, mencakup pembangunan sarana-prasarana serta pengembangan program nonfisik.
Rettob menegaskan, kunjungan Mendikdasmen ke Maluku Tenggara bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah kepulauan.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari peningkatan dukungan pendidikan di Maluku Tenggara. Ini bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan SDM di wilayah timur Indonesia,” pungkasnya. (RM-07)










Discussion about this post