Referensimaluku.id,-Ambon – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena melakukan safari Ramadhan 1447 Hijriah di BTN Manusela. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahunan Pemerintah Kota sebagai wujud syukur menyambut bulan suci Ramadan sekaligus mempererat silaturahmi bersama umat Islam di Kota Ambon.
Dalam safari Ramadhan tersebut dipusatkan di halaman Masjid Al- Ikhwan, Kebun Cengkih BTN Manusela, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Senin 2 Maret 2026. Turut hadir yang mendampingi Wali Kota Ambon, Ketua TP – PKK Kota Ambon, Sekertaris Kota Ambon, Pimpinan OPD lingkup Pemkot.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyampaikan bahwa Pemerintah Kota bersyukur dan bersuka cita menyambut bulan suci Ramadan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban agar umat Islam di Kota Ambon dapat menunaikan ibadah puasa dengan baik,” harap Wattimena.
Pemerintah Kota Ambon menjamin kualitas makanan dan minuman yang dijual selama Ramadan. Bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon telah melakukan pengambilan sampel dan pengujian terhadap berbagai kuliner yang beredar di wilayah Kota Ambon.
“Dari hasil uji menunjukkan bahwa kuliner yang dijual di Kota Ambon memenuhi syarat dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Ini bagian dari komitmen Pemerintah Kota dalam menyambut bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Wattimena menyampaikan bahwa Safari Ramadan tahun ini direncanakan berlangsung di lima titik. Sebelumnya telah dilaksanakan di Waihaong dan Wara, kemudian di hari ini bertempat di BTN Manusela, dan akan dilanjutkan di dua lokasi lainnya.
Kata Wattimena, kegiatan tersebut menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, meski belum dapat menjangkau seluruh warga secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Ambon menyerahkan 100 paket bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan, ditambah 40 paket dari Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz) Kota Ambon, jadi totalnya berjumlah 140 paket.
Wattimena mengakui keterbatasan anggaran membuat pemerintah belum mampu menjangkau seluruh warga. Namun, pemerintah tetap berupaya menjalankan tanggung jawab sosial secara bertahap dan berkelanjutan.
Selain Safari Ramadan, Pemerintah Kota Ambon juga rutin melaksanakan Safari Natal dan memfasilitasi berbagai kegiatan keagamaan lainnya, seperti Festival Ramadan, Festival Imlek, Festival Santa Claus, Jalan Salib, hingga Festival Ogoh-Ogoh menyambut Hari Raya Nyepi.
Langkah ini merupakan bagian dari visi besar membangun Kota Ambon sebagai kota yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan, pungkasnya.
“Kota Ambon adalah kota yang majemuk. Karena itu, toleransi menjadi kunci utama dalam kehidupan bersama. Pemerintah memasang hiasan bernuansa Islam di berbagai sudut kota sebagai tanda penghormatan dan dukungan kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa,” ucapnya.
Pemerintah Kota Ambon ada dan hadir bersama masyarakat dalam menyambut bulan Ramadan dan sekaligus untuk memperkuat relasi sosial dengan sesama manusia, ungkapnya.
“Ramadan adalah peluang besar untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga perdamaian di Kota Ambon. Jika keimanan meningkat, maka tidak ada ruang untuk permusuhan,” tutup Wattimena. (RM-04)










Discussion about this post