
Referensi Maluku. Id, Ambon – merintah Kota (Pemkot) Ambon terus memperluas akses air bersih bagi warga Kota Ambon. Langkah kongkrit ini melalui peresmian air bersih di kawasan Kezia Gunung Nona oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, pada Sabtu 27 Desember 2025.
Kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari realisasi program prioritas Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan akses air bersih di wilayah tersebut yang selama ini sulit dijangkau air bersih bagi masyarakat.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya menegaskan bahwa penyediaan akses air bersih merupakan program prioritas pertama dari 17 program unggulan yang dicanangkan bersama Wakil Wali Kota Ambon sejak awal masa kepemimpinan, kata Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dalam sambutannya.
Menurut Wali Kota, layanan air bersih ini merupakan merealisasikan salah satu dari 17 program prioritas, dan yang pertama adalah program akses air bersih bagi masyarakat. Program menjadi keputusan awal kami karena air bersih adalah kebutuhan dasar, ujarnya.

“Persoalan akses air bersih menjadi tantangan utama di Kota Ambon, khususnya di wilayah-wilayah ketinggian seperti Gunung Nona, ucapannya.
Tanpa ketersediaan air bersih, berbagai upaya pembangunan lainnya seperti pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, dan peningkatan kesehatan masyarakat tidak akan berjalan optimal, ujar Wattimena.
“Kita mau bicara soal mengentaskan kemiskinan, stunting, dan kesehatan masyarakat yang baik, jika air bersih tidak tersedia. Hampir semua daerah ketinggian di Kota Ambon sulit mendapatkan air bersih, termasuk di Kezia ini”, ungkap Wattimena.
Wattimena mengatakan bahwa meskipun belum seluruh masyarakat dapat terjangkau dalam lima tahun kepemimpinan, namun pemerintah terus berupaya meningkatkan layanan air bersih secara bertahap, ucapnya.

“Mungkin belum semua masyarakat bisa terakses air bersih, tetapi paling tidak ada peningkatan agar masyarakat memiliki dan terjangkau akses air bersih. Itu yang paling dibutuhkan masyarakat”, pungkasnya.
Untuk diketahui, Dalam delapan bulan masa kepemimpinan Wali Kota, Bodewin Wattimena dan Wakil Walikota Ambon, Ely Toisutta telah membuka layanan akses air bersih kepada kurang lebih 2.000 kepala keluarga (KK) di Kota Ambon.
Dalam satu tahun Pemkot melayani 2.000 KK, maka dalam lima tahun bisa mencapai 10.000 KK. Ini adalah kerja pemerintah, dan yang belum terjangkau akan terus di perbaiki dan dilanjutkan pada pemerintahan selanjutnya.

Atas nama Pemerintah Kota Ambon, Wattimena menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan air bersih secara optimal, maka Plt.Direktur Perumda Tirta Yapono untuk segera memastikan pemasangan instalasi bagi warga yang belum terlayani sehingga di bulan Januari 2026 mendatang seluruh masyarakat di kawasan tersebut dapat menikmati air bersih.
Kita sebagai pelayan masyarakat, maka kita harus mampu mengubah rasa marah masyarakat menjadi ungkapan syukur. Jika selama 23 tahun masyarakat merasakan kemalangan karena tidak ada air bersih, hari ini kemalangan itu berubah menjadi ungkapan syukur. (RM-04)









Discussion about this post