Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home Opini

Sayap-Sayap Damai di Atas Pattimura: Refleksi Kepemimpinan Kolonel Sugeng Sugiharto

April 26, 2026
in Opini
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensimaluku.id, – AMBON-

Baca Juga

Dua Sahabat Awalnya Wartawan Kini Bergelar Doktor

In Memoriam Dr. Erly Leiwakabessy

Norma Hukum Hewan Peliharaan

Oleh: Abdul Fattah Nur (Cecep) 

Ada sebuah romansa tersendiri ketika berbicara tentang penerbang militer, khususnya mereka yang mengawaki “raksasa” bermesin empat seperti C-130 Hercules. Bukan sekadar soal menerbangkan mesin, tapi soal nyali, presisi, dan kemanusiaan yang terbangun di atas awan. Kisah Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, S.Sos., M.M., adalah potret nyata dari romansa tersebut.

Kini, setelah nearly tiga dekade mengabdi, tongkat komando Lanud Pattimura resmi berpindah tangan pada 23 April 2026 kepada Kolonel Pnb Adhi Saratul. Namun, sebelum ia melangkah ke tugas baru sebagai Waaspers Kaskoopsudnas, ada jejak panjang yang patut kita catat, bukan hanya sebagai biografi seorang perwira, tapi sebagai cermin dedikasi bagi Indonesia Timur.

Lebih dari Sekadar Pilot Angkut

Banyak orang mungkin menganggap penerbang angkut sebagai “tukang antar” logistik militer. Pandangan itu keliru. Bergabung dengan Skuadron Udara 31 di Halim Perdanakusuma pasca-lulus Akabri 1998, Sugeng ditempa dalam standar yang jauh melampaui penerbangan sipil.

Dari low level flight yang menegangkan hingga penerjunan logistik (CDS) dan pasukan terjun bebas, setiap misi menuntut ketenangan mental tingkat tinggi. Ia bukan hanya menerbangkan pesawat; ia mengelola risiko di udara yang tidak bisa ditawar. Kualifikasinya sebagai instruktur penerbang pun membuktikan bahwa ia telah melewati tahap “turut serta” menuju tahap “menguasai”.

Manusia di Balik Kemudi Saat Dunia Memanas

Poin paling menyentuh dari karier Sugeng bukanlah pangkat yang disandangnya, melainkan misinya ke Lebanon. Di tengah wilayah konflik yang panas, ia membawa Hercules—pesawat raksasa yang rentan—melintasi langit Pakistan yang dikawal jet tempur.

Misi itu bukan operasi tempur, melainkan misi kemanusiaan: mengirim perpustakaan keliling untuk anak-anak korban konflik. Ini adalah wajah lain TNI AU yang sering luput dari sorotan kamera. Sugeng mengingatkan kita bahwa kekuatan udara juga berfungsi untuk merajut harapan, bukan hanya menghancurkan musuh. Pengalaman melintasi Samudra Pasifik dengan Hercules, sebuah rute ekstrem yang jarang dilalui pesawat komersial, semakin menegaskan ketangguhan mentalnya.

Menaklukkan Medan Sulit, Merajut Nusantara

Indonesia adalah negara kepulauan dengan tantangan geografis yang unik. Sugeng telah mendaratkan Hercules di Sabang yang sempit layaknya deck kapal induk, hingga Wamena yang dikelilingi pegunungan curam.

Namun, bagi Sugeng, Ambon memiliki tempat khusus. Cuaca dinamis, angin kencang, dan obstacle di sekitar runway menjadikan Pattimura salah satu landasan paling menantang. Fakta bahwa ia memilih Ambon sebagai pos akhir sebelum mutasi menunjukkan kepercayaan dirinya dan kecintaannya pada tantangan. Ia tidak menghindari kesulitan; ia menjadikannya rumah.

Visi Strategis dan Pesan Damai

Sebagai Danlanud Pattimura, Sugeng tidak hanya duduk di belakang meja. Ia memahami posisi strategis Ambon di ALKI III (Alur Laut Kepulauan Indonesia). Visinya untuk mengembangkan Bandara Pattimura menjadi hub internasional penuh dengan perpanjangan runway adalah langkah konkret menjadikan Maluku bukan sekadar daerah transit, tapi pusat ekonomi dan pertahanan.

Di sisi sosial, kehadirannya terasa melalui program ketahanan pangan dan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Ini adalah pendekatan soft power yang cerdas: militer hadir bukan sebagai sosok yang menakutkan, tapi sebagai mitra dalam kesejahteraan.

Pesan terakhirnya sebelum serah terima jabatan pada 23 April 2026 lalu sangat sederhana namun mendalam: “Jangan sampai kita diadu domba.” Di tanah yang pernah mengalami luka akibat konflik horizontal, pesan ini bukan basa-basi. Ini adalah pengingat bahwa persatuan adalah harga mati.

Epilog: Warisan yang Terbang Tinggi

Serah terima jabatan kepada Kolonel Pnb Adhi Saratul menandai babak baru bagi Lanud Pattimura. Namun, warisan Sugeng Sugiharto—tentang profesionalisme, kemanusiaan, dan komitmen pada persatuan—akan tetap melayang di atas langit Maluku.

Ia pergi dengan Bintang Yudha Dharma Nararia di dada, anugerah tertinggi dari Presiden Prabowo pada Oktober 2025. Tapi bagi warga Ambon, penghargaan terbesarnya mungkin adalah rasa aman dan bangga memiliki seorang pemimpin yang tidak hanya piawai mengendalikan Hercules, tapi juga hati masyarakatnya.

Terima kasih, Kolonel Sugeng. Langit Nusantara akan selalu mengenang jejak sayapmu.. (***) 

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Dua Sahabat Awalnya Wartawan Kini Bergelar Doktor

Dua Sahabat Awalnya Wartawan Kini Bergelar Doktor

by admin
April 23, 2026
0

Referensimaluku.id, -AMBON- Oleh : Dr. M.J. Latuconsina, S.IP,...

In Memoriam Dr. Erly Leiwakabessy

In Memoriam Dr. Erly Leiwakabessy

by admin
April 9, 2026
0

Referensimaluku. Id, -Ambon- Oleh : Dr. M.J. Latuconsina,...

Norma Hukum Hewan Peliharaan

Norma Hukum Hewan Peliharaan

by admin
Maret 29, 2026
0

Referensimaluku.id, - Ambon- Oleh : Dr. M.J. Latuconsina,...

Gubernur HL Menyusuri Pelosok Maluku Damaikan Warga

Gubernur HL Menyusuri Pelosok Maluku Damaikan Warga

by admin
Maret 23, 2026
0

Referensimaluku.id-ambon, - Oleh : Dr. M.J. Latuconsina, S.IP,...

HL Sosok Inklusif, Memimpin Par Samua Orang

HL Sosok Inklusif, Memimpin Par Samua Orang

by admin
Maret 15, 2026
0

Referensimaluku. Id-Ambon Oleh : Dr. M.J. Latuconsina, S.IP,...

Refleksi Sebelas Tahun Pendampingan Desa, Saatnya Pemerintah Daerah Berhenti Bekerja Sendiri

Refleksi Sebelas Tahun Pendampingan Desa, Saatnya Pemerintah Daerah Berhenti Bekerja Sendiri

by admin
Februari 26, 2026
0

Referensimaluku. Id, - AMBON- Sebelas tahun bukan sekadar...

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id