Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home All Sport

Tragedi Zenica: Italia Gagal Lagi! Gattuso Menangis, Azzurri Absen Piala Dunia ke-3 Kalinya Usai Dikalahkan Bosnia

April 1, 2026
in All Sport
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensimaluku.id, -ZENICA – Malam kelam kembali menyelimuti sepak bola Italia. Mimpi Gli Azzurri untuk tampil di Piala Dunia 2026 di Amerika Utara resmi pupus setelah takluk dramatis dari Bosnia dan Herzegovina dalam laga playoff penentuan di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa (31/3/2026) malam waktu setempat.

Baca Juga

Malut United Waspadai Arema FC, Hendri Susilo: Jangan Anggap Remeh

Mimpi Jadi Atlet Red Bull Terwujud, Siap Bersinar di Moto3

Permainan Tradisional “Buah Kira-kira” Kembali Dihidupkan, Jadi Warisan Budaya Maluku yang Terancam

Kekalahan ini semakin memperparah luka sejarah, mengingat ini adalah kali ketiga berturut-turut Italia gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia.

Unggul Duluan, Lalu Berubah Jadi Mimpi Buruk

Italia sejatinya memulai laga dengan impresif. Gol cepat dari Moise Kean pada babak pertama sempat memberikan harapan bagi ribuan suporter Azzurri yang hadir maupun yang menonton dari layar kaca. Namun, nasib berkata lain. Kartu merah yang diterima bek andalan Alessandro Bastoni di babak kedua memaksa Italia bermain dengan 10 orang selama hampir satu jam penuh.

Tanpa Bastoni, pertahanan Italia goyah. Bosnia, yang didorong oleh suasananya yang mencekam, berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Haris Tabakovic di menit-menit akhir waktu normal. Skor 1-1 bertahan hingga babak perpanjangan waktu, memaksa laga dilanjutkan ke drama adu penalti yang menyakitkan.

Di babak penalti, mental Italia runtuh. Mereka takluk 1-4, mengubur harapan mereka dalam-dalam.

Gattuso: “Darah Saya Habis Terkuras”

Suasana ruang pers pasca-pertandingan berubah menjadi sangat emosional. Gennaro Gattuso, pelatih berusia 48 tahun itu, tak kuasa menahan air mata. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada seluruh rakyat Italia.

“Saya meminta maaf secara pribadi karena gagal membawa tim ini lolos,” ucap Gattuso sambil mengusap air mata di hadapan wartawan RAI Sport. “Namun, saya bangga luar biasa pada anak-anak saya. Mereka bertarung layaknya prajurit di parit pertahanan meski hanya bersepuluh orang. Mereka tidak pantas menerima hasil sekejam ini.”

Gattuso juga menggambarkan betapa hancurnya perasaan dirinya. “Jika Anda menusuk saya dengan belati hari ini, tidak akan ada darah yang keluar. Darah saya sudah habis terkuras. Kegagalan ini sangat menyakitkan bagi pergerakan sepak bola Italia.”

Menolak Menyalahkan Wasit

Laga ini sebenarnya diwarnai kontroversi. Pelanggaran keras terhadap Marco Palestra yang sedang breakaway hanya dihargai wasit Clement Turpin dengan kartu kuning, bukan kartu merah. Banyak pihak merasa Italia dirugikan, namun Gattuso dengan besar hati menolak menjadikan hal tersebut sebagai alasan.

“Inilah sepak bola. Saya tidak ingin membicarakan wasit. Saya sudah lama di dunia ini, saya tahu rasanya menang dan hancur lebur seperti hari ini,” tegas mantan kapten AC Milan tersebut.

Masa Depan Gattuso Menggantung
Kini, pertanyaan besar melayang di udara: Apakah ini akhir dari era Gattuso di Timnas Italia? Saat ditekan mengenai masa depannya, Gattuso memilih bungkam dan enggan membahasnya.

“Membicarakan masa depan saya hari ini tidak penting. Yang terpenting seharusnya adalah pergi ke Piala Dunia. Kami sangat kecewa,” tutupnya singkat sebelum meninggalkan ruangan.

Italia kini harus menelan pil pahit: absen dari tiga edisi Piala Dunia beruntun (2018, 2022, dan 2026). Sebuah rekor kelam yang belum pernah terjadi dalam sejarah sepak bola negara empat kali juara dunia tersebut. (RM-06) 

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Malut United Waspadai Arema FC, Hendri Susilo: Jangan Anggap Remeh

Malut United Waspadai Arema FC, Hendri Susilo: Jangan Anggap Remeh

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, -Malang – Pelatih kepala Malut United, Hendri...

Mimpi Jadi Atlet Red Bull Terwujud, Siap Bersinar di Moto3

Mimpi Jadi Atlet Red Bull Terwujud, Siap Bersinar di Moto3

by admin
March 20, 2026
0

Referensimaluku. Id, -Jakarta — Pembalap muda Indonesia, ,...

Permainan Tradisional “Buah Kira-kira” Kembali Dihidupkan, Jadi Warisan Budaya Maluku yang Terancam

Permainan Tradisional “Buah Kira-kira” Kembali Dihidupkan, Jadi Warisan Budaya Maluku yang Terancam

by admin
March 18, 2026
0

Referensimaluku. Id, -AMBON – Di tengah gempuran permainan...

Jaguar FC Gudang Arang Juarai Turnamen Futsal Hagel Cup U-25

Jaguar FC Gudang Arang Juarai Turnamen Futsal Hagel Cup U-25

by admin
March 4, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Jaguar Futsal Club asal Gudang...

Kritik Dibungkam – Para Mafia Menang

by admin
February 16, 2026
0

Referensimaluku. Id, -Ambon- Oleh : Asgar Shaleh Kamis...

Dayung Maluku “Hancur Lebur” Diurus Talaohu, Nirahua dan Walalayo

Dayung Maluku “Hancur Lebur” Diurus Talaohu, Nirahua dan Walalayo

by admin
January 28, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Dayung merupakan salah satu cabang...

Next Post
Bupati Maluku Tenggara Sampaikan Nota Pengantar LKPJ 2025 di Sidang Paripurna DPRD

Bupati Maluku Tenggara Sampaikan Nota Pengantar LKPJ 2025 di Sidang Paripurna DPRD

Pertamina Pastikan Harga BBM Tetap, Distribusi Energi di Papua-Maluku Dijaga Optimal

Pertamina Pastikan Harga BBM Tetap, Distribusi Energi di Papua-Maluku Dijaga Optimal

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id