Referensimaluku.id,-LANGGUR – Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjadikan keterbatasan sebagai pemicu lahirnya kreativitas dan inovasi dalam pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menyampaikan pidato pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Maluku Tenggara, yang berlangsung di Gedung DPRD Malra, Senin (22/12/2025).
Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa peringatan HUT ke-73 berlangsung dalam situasi yang tidak biasa, di tengah kebijakan efisiensi nasional yang berdampak pada keterbatasan anggaran daerah, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat.

“Bagi sebagian orang, kondisi ini mungkin terasa sebagai hambatan besar. Namun saya mengajak kita semua untuk melihatnya dari perspektif yang berbeda, bahwa keterbatasan justru dapat melahirkan solusi yang lebih kreatif dan inovatif,” ujar Bupati.
Bupati mengutip konsep constraint-based creativity atau kreativitas berbasis keterbatasan, sebagaimana hasil penelitian Harvard Business Review tahun 2019, yang menunjukkan bahwa tim dengan sumber daya terbatas kerap menghasilkan inovasi yang lebih efektif dibandingkan tim dengan sumber daya melimpah. Hal ini, menurutnya, terjadi karena keterbatasan memaksa manusia berpikir di luar kebiasaan.
Ia kemudian mencontohkan keberhasilan Jepang pasca Perang Dunia II dengan filosofi Kaizen, Korea Selatan yang membangun ekonomi berbasis inovasi dan teknologi meski miskin sumber daya alam, serta filosofi Maren yang telah lama hidup dalam masyarakat Kei sebagai bentuk gotong royong dan kreativitas sosial.
Secara ilmiah, lanjut Bupati, neurosains modern menjelaskan bahwa otak manusia justru lebih aktif dan kreatif ketika menghadapi tekanan moderat. Aktivasi pre-frontal cortex dan hormon norepinefrin meningkatkan fokus dan kemampuan pemecahan masalah.

Dalam konteks pembangunan daerah, Bupati menyampaikan lima langkah strategis yang perlu diperkuat di Maluku Tenggara, yakni optimalisasi kearifan lokal seperti sistem sasi, pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran produk UMKM, penguatan kolaborasi lintas sektor, peningkatan persatuan dan disiplin kerja, serta pembangunan mentalitas ASN yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pelayanan.
“Produk lokal kita seperti virgin coconut oil, olahan enbal, dan kerajinan tangan dapat menembus pasar nasional bahkan internasional melalui platform digital tanpa investasi infrastruktur yang mahal,” jelasnya.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat. Keberadaan Politeknik Perikanan Negeri di Maluku Tenggara serta perguruan tinggi lainnya disebut sebagai mitra strategis dalam pengembangan teknologi tepat guna.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah selama satu tahun terakhir. Di bidang pendidikan, Kabupaten Maluku Tenggara meraih penghargaan Predikat Pemerintah Daerah Paling Inspiratif dari Kementerian Pendidikan atas penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat 2025. Sebanyak 148 tenaga pendidik telah diwisuda, sementara 227 lainnya masih menjalani pendidikan lanjutan dan direncanakan diwisuda pada 2026.
Di sektor kesehatan, angka stunting per Triwulan III Oktober 2025 berhasil ditekan menjadi 12,43 persen, turun signifikan dari 15,68 persen pada tahun 2024. Pemerintah daerah juga melaksanakan penyediaan jaringan air bersih di 10 Ohoi, penataan kawasan landmark dan kuliner, serta pengoperasian Pasar Langgur untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) atas terealisasinya layanan listrik 24 jam di Ohoi Warbal dan Ur Pulau, serta komitmen penyelesaian layanan listrik di wilayah lainnya pada tahun 2026.
Dalam mendukung program nasional, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga memberikan dukungan terhadap pembangunan Dapur MBG 3T, pembentukan Koperasi Merah Putih di 192 Ohoi, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, penyediaan lahan Sekolah Rakyat, serta program pembangunan tiga juta rumah.
Menjelang Natal dan Tahun Baru, pemerintah daerah juga melaksanakan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga dan membantu daya beli masyarakat. Di bidang keamanan, Bupati menyampaikan bahwa kondisi kamtibmas sepanjang tahun 2025 semakin kondusif berkat sinergi bersama Forkopimda, TNI, dan Polri.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada Ohoi Sathean, Ohoi Waur, dan Ohoi Warbal atas kebijakan pelarangan dan pemberian sanksi terhadap penjual dan pengguna minuman keras.
Menutup pidatonya, Bupati mengajak seluruh masyarakat Maluku Tenggara untuk membangun pola pikir bertumbuh (growth mindset) dan menjadikan momentum HUT ke-73 sebagai titik tolak kebangkitan bersama.
“Laut yang tenang tidak pernah melahirkan pelaut yang terampil. Tantangan yang kita hadapi hari ini akan menjadikan kita semakin kuat, semakin terampil, dan semakin kreatif untuk kemajuan Maluku Tenggara,” pungkasnya.
Pada momentum tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu yang diperingati pada 22 Desember 2025, serta apresiasi kepada Majelis Ta’lim Kabupaten Maluku Tenggara atas pelaksanaan Expo Makanan Lokal, Bergizi, dan Halal dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 Kabupaten Maluku Tenggara. (RM-07)










Discussion about this post