Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home Pemkot

Pertahankan Status Kota Musik Dunia, Ambon Jadi Tuan Rumah Festival Musik Internasional

Juni 30, 2025
in Pemkot
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

REFMAL.ID, Ambon – Kota Ambon, Provinsi Maluku, akan menjadi tuan rumah Festival Musik Internasional pada Oktober 2025 mendatang. Agenda besar ini akan diikuti perwakilan 12 negara yang berstatus kota musik dunia di Asia.
Event musik internasional tersebut bakal menampilkan tiga rangkaian utama pertunjukan Musik Internasional Asia Music Cities Forum (AMCF) yang mempertemukan pemangku kepentingan kota-kota musik Asia.

Baca Juga

3 Warga Luka Tertimpa Pohon Tumbang, Wali Kota Ambon Instruksikan Penanganan Serius

Tutup Rapat Dekan PTKIN, Wali Kota Ambon Tekankan Kolaborasi Akademisi dan Pemda

Buka Seleksi Sekkot, Wali Kota Ambon: Cari Sosok Kompeten dan Loyal

Utamanya pagelaran Resital Musik Pelajar yang melibatkan sekolah-sekolah lokal melalui kurikulum “Musik Untuk Pendidikan”.

“Inilah bentuk nyata bahwa musik bukan cuma soal tampil, tapi juga alat transformasi sosial, pendidikan, dan ekonomi. Musik sudah menjadi DNA kota (Ambon) ini,” kata Direktur Ambon Music Office Ronny Loppies (AMO) dalam keterangan persnya di Balai Kota Ambon, Senin (30/6/2025).

Loppies menekankan perlunya pendekatan baru dalam pendidikan musik. “Kita tak butuh gedung megah untuk sekolah musik. Pendidikan musik bisa hadir di mana saja—di HP, di ruang kelas, atau lewat komunitas. Yang penting adalah ‘musik untuk pendidikan’, bukan sekadar pendidikan musik,” ujarnya.

Loppies menekankan pentingnya partisipasi aktif Kota Ambon dalam forum-forum global, termasuk pertemuan tahunan UCCN. “Kehadiran fisik dalam forum UNESCO sangat penting untuk memperkuat jejaring dunia. Ini lebih dari sekadar kirim laporan digital,” jelasnya.
Loppies berharap Pemerintah Kota Ambon memberikan dukungan anggaran dan perhatian serius terhadap keberlanjutan program. “Branding sebagai Kota Musik Dunia bukan hanya tugas AMO. Ini tanggung jawab semua pihak. Kita harus menjaga nama besar Ambon di mata dunia,” harapnya.
Selain festival, Ambon juga tengah mempersiapkan peluncuran program MUDaKu 2025 (Musik untuk Dunia dan Kemanusiaan), yang akan fokus pada isu-isu strategis global seperti climate action, perdamaian, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk pelestarian budaya. Langkah ini disebut sejalan dengan komitmen Ambon dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030..

“Dengan semangat kolaborasi dan inovasi lintas sektor, Ambon tak hanya memantapkan posisinya sebagai Kota Musik Dunia, tetapi juga menjadikan musik sebagai motor penggerak transformasi kota yang inklusif dan berkelanjutan”, terangnya.

Lebih lanjut, kata Loppies, Kota Ambon terus menunjukkan eksistensinya sebagai bagian dari jaringan kota kreatif dunia. Dengan predikat Excellent dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) periode evaluasi 2020–2024, Ambon tak hanya dikenal karena musikalitasnya, tetapi juga komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan berbasis budaya.

“Musik bukan semata warisan budaya, melainkan energi utama penggerak kota menuju masa depan”, terangnya.
Akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media harus punya satu fokus: melihat budaya sebagai gerakan masa kini untuk membentuk Kota masa depan,” ujarnya

Loppies mengatakan bahwa pengakuan internasional yang diraih Kota Ambon harus diterjemahkan dalam tindakan nyata. “Capaian ini bukan sekadar prestasi, tapi dorongan untuk kita semua bagaimana musik bisa terhubung dengan pendidikan, lingkungan bersih, infrastruktur, dan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya. (RM-04)

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

3 Warga Luka Tertimpa Pohon Tumbang, Wali Kota Ambon Instruksikan Penanganan Serius

3 Warga Luka Tertimpa Pohon Tumbang, Wali Kota Ambon Instruksikan Penanganan Serius

by admin
April 29, 2026
0

Referensimaluku. Id, -Ambon — Wali Kota Ambon Bodewin...

Tutup Rapat Dekan PTKIN, Wali Kota Ambon Tekankan Kolaborasi Akademisi dan Pemda

Tutup Rapat Dekan PTKIN, Wali Kota Ambon Tekankan Kolaborasi Akademisi dan Pemda

by admin
April 28, 2026
0

Referensimaluku.id, -Ambon — Wali Kota Ambon, Bodewin M....

Buka Seleksi Sekkot, Wali Kota Ambon: Cari Sosok Kompeten dan Loyal

Buka Seleksi Sekkot, Wali Kota Ambon: Cari Sosok Kompeten dan Loyal

by admin
April 27, 2026
0

Referensimaluku.id, -Ambon — Pemerintah Kota Ambon resmi membuka...

Penguatan Nilai Pancasila, Roby Sapulete Tekankan Persatuan NKRI di Ambon

Penguatan Nilai Pancasila, Roby Sapulete Tekankan Persatuan NKRI di Ambon

by admin
April 23, 2026
0

Referensimaluku.id, -Ambon,— Aparatur Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat...

Pemkot Ambon Dorong Transaksi Non Tunai, Tiga Lokasi Jadi Percontohan QRIS

Pemkot Ambon Dorong Transaksi Non Tunai, Tiga Lokasi Jadi Percontohan QRIS

by admin
April 20, 2026
0

Referensimaluku.id, -Ambon – Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya...

Wajah Baru Persampahan Ambon di Kepemimpinan Apries : Efisien, Higienis, dan Berteknologi Tinggi

Wajah Baru Persampahan Ambon di Kepemimpinan Apries : Efisien, Higienis, dan Berteknologi Tinggi

by admin
April 19, 2026
0

Referensimaluku.id, -AMBON – Wajah pengelolaan persampahan di Kota...

Next Post
Mantan Pemain SAD Uruguay, Septian David Maulana Resmi merapat  ke Malut United

Mantan Pemain SAD Uruguay, Septian David Maulana Resmi merapat  ke Malut United

Ribuan Guru di Maluku Menjerit Soal Ketidakpastian Pembayaran TPP, Wakil Rakyat dan PGRI Maluku Dituding “Sontoloyo”

Ribuan Guru di Maluku Menjerit Soal Ketidakpastian Pembayaran TPP, Wakil Rakyat dan PGRI Maluku Dituding "Sontoloyo"

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id