Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home MALUKU MALRA

Jejak Janggal Kasus Tewasnya Tuce Lomang: Pelaku Sempat Diamankan Lalu Dibebaskan, Ada Apa di Balik Penanganan Polisi?

April 2, 2026
in MALRA
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensimaluku.id,-Ambon— Penanganan kasus pengeroyokan yang menewaskan Tuce Lomang di Ohoi Sitniohoi, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, kini menjadi sorotan serius. Sejumlah fakta yang terungkap justru memunculkan dugaan adanya kejanggalan dalam proses hukum.

Baca Juga

Polres Maluku Tenggara Ungkap Kasus Penganiayaan di Sitnohoi, Satu Tersangka Diamankan

Setiap Jumat ASN WFH, Dinas Pendidikan Malra Jamin Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Normal

Layanan Kesehatan di Malra Tetap Normal Meski ASN Terapkan WFH Setiap Jumat

Korban diketahui mengalami luka berat usai diduga dikeroyok tiga orang pelaku menggunakan senjata tajam pada Jumat, 20 Maret 2026. Luka serius, termasuk putusnya urat di tangan kiri, membuat korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD Karel Sadsuitubun.

Namun kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada Senin, 30 Maret 2026, setelah didiagnosis mengalami infeksi tetanus.

Di balik kronologi tersebut, muncul fakta yang memicu pertanyaan publik. Ketiga terduga pelaku diketahui sempat diamankan oleh pihak kepolisian. Namun, dua di antaranya kemudian dilepaskan tanpa penjelasan resmi kepada keluarga korban.

Fakta ini menjadi titik awal kecurigaan.

Wakil Ketua DPD I KNPI DKI Jakarta, Mahmud Tamher, menilai ada hal yang tidak beres dalam penanganan kasus tersebut.

“Kalau pelaku sudah diamankan lalu dilepaskan, publik berhak bertanya. Apa dasar hukumnya? Ini harus dijelaskan secara terbuka,” ujar Mahmud, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, transparansi menjadi kunci untuk menghindari spekulasi liar di tengah masyarakat. Ia menegaskan, kasus dengan korban jiwa seharusnya ditangani secara serius, bukan justru menimbulkan polemik.

Lebih jauh, keluarga korban juga mengungkap dugaan adanya perencanaan dalam aksi pengeroyokan tersebut. Indikasi ini mengarah pada kemungkinan keterlibatan pihak lain di luar pelaku lapangan.

“Ini tidak bisa dilihat sebagai kejadian spontan semata. Ada dugaan kuat peristiwa ini sudah dirancang. Artinya, ada kemungkinan aktor intelektual yang harus diungkap,” kata Mahmud.

Jika dugaan tersebut terbukti, maka kasus ini berpotensi naik menjadi tindak pidana pembunuhan berencana—dengan konsekuensi hukum yang jauh lebih berat.

Selain itu, informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebut pihak keluarga pelaku kerap terlibat konflik sosial. Meski belum terkonfirmasi secara resmi, hal ini dinilai perlu menjadi perhatian aparat dalam melihat konteks peristiwa secara utuh.

Mahmud juga mengingatkan agar aparat penegak hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan semata.

“Jangan hanya yang di depan saja diproses. Kalau ada yang menyuruh, yang merencanakan, itu juga harus ditarik ke permukaan. Hukum tidak boleh tajam ke bawah saja,” tegasnya.

Secara hukum, para pelaku dapat dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari pengeroyokan yang menyebabkan kematian hingga pembunuhan berencana. Namun, penegakan pasal tersebut sangat bergantung pada keseriusan aparat dalam mengungkap fakta secara menyeluruh.

Hingga kini, publik masih menunggu langkah tegas dari Polres Maluku Tenggara. Apakah kasus ini akan diusut hingga tuntas, atau justru berhenti di tengah jalan, menjadi pertanyaan yang terus menggantung.

Sementara itu, keluarga korban memastikan tidak akan tinggal diam.

“Kami akan terus kawal. Ini bukan sekadar kasus, ini soal nyawa dan keadilan. Kami ingin semuanya dibuka terang,” tegas Mahmud. (RM-07) 

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Polres Maluku Tenggara Ungkap Kasus Penganiayaan di Sitnohoi, Satu Tersangka Diamankan

Polres Maluku Tenggara Ungkap Kasus Penganiayaan di Sitnohoi, Satu Tersangka Diamankan

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, -Langgur – Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara...

Setiap Jumat ASN WFH, Dinas Pendidikan Malra Jamin Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Normal

Setiap Jumat ASN WFH, Dinas Pendidikan Malra Jamin Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Normal

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, -Langgur – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas...

Layanan Kesehatan di Malra Tetap Normal Meski ASN Terapkan WFH Setiap Jumat

Layanan Kesehatan di Malra Tetap Normal Meski ASN Terapkan WFH Setiap Jumat

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, -Langgur – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku...

Tiga Motor Raib Sepekan, Pasar Langgur Disorot Jadi Sarang Pencurian

Tiga Motor Raib Sepekan, Pasar Langgur Disorot Jadi Sarang Pencurian

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, -Langgur – Aksi pencurian kendaraan bermotor di...

Bupati Maluku Tenggara Sampaikan Nota Pengantar LKPJ 2025 di Sidang Paripurna DPRD

Bupati Maluku Tenggara Sampaikan Nota Pengantar LKPJ 2025 di Sidang Paripurna DPRD

by admin
April 1, 2026
0

Referensimaluku.id, -Langgur – Bupati Maluku Tenggara menyampaikan Nota...

Tragedi di Desa Danar Terkuak, Polisi Amankan Dua Pelaku Pembunuhan

Tragedi di Desa Danar Terkuak, Polisi Amankan Dua Pelaku Pembunuhan

by admin
March 31, 2026
0

Referensimaluku.id, -Langgur – Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara...

Next Post
“Tutup Permanen” Dapur MBG Nania atau Biarkan Anak Jadi Korban dan Lindungi Skandal “Kongkalikong”

1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Disetop Mendadak, Satu di Nania Maluku Ikut Terdampak

Tiga Motor Raib Sepekan, Pasar Langgur Disorot Jadi Sarang Pencurian

Tiga Motor Raib Sepekan, Pasar Langgur Disorot Jadi Sarang Pencurian

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id