Referensimaluku.id, -Sorong – Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Dewan Energi Nasional (DEN) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Sorong dan wilayah Provinsi Papua Barat Daya dalam kondisi aman.
Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan pengecekan langsung oleh Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto, Anggota Unsur Pemangku Kepentingan (AUPK) DEN Johny Jonatan Numberi, serta Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Awan Raharjo, Jumat (27/3). Kunjungan dilakukan ke sejumlah lembaga penyalur, mulai dari pangkalan minyak tanah, agen LPG non-subsidi, hingga SPBU di kawasan Sorong Pusat.
“Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok BBM di regional Papua Maluku, khususnya di Sorong dan Provinsi Papua Barat Daya dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk saat terjadi lonjakan konsumsi pada masa libur Idulfitri,” ujar Bambang Hermanto.
Selain memastikan kelancaran distribusi hingga pasca-Idulfitri, BPH Migas juga terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah guna meningkatkan pengawasan penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.
Bambang turut mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi, mengingat dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan energi.
“Perlu adanya kesadaran bersama untuk menerapkan pola konsumsi energi yang hemat dan bijak. Konflik berkepanjangan di tingkat global dapat berdampak pada pasokan energi, termasuk ke Indonesia,” jelasnya.
Ia menyarankan sejumlah langkah sederhana, seperti mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, merencanakan perjalanan secara efisien, menggunakan BBM sesuai peruntukan, serta menghemat penggunaan minyak tanah dan LPG sesuai kebutuhan.
Senada dengan itu, Johny Jonatan Numberi menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan energi nasional.
“Kehadiran langsung di lapangan, terutama pada momentum pasca libur Idulfitri, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat. Berdasarkan hasil monitoring, kondisi di Papua Barat Daya terpantau aman,” ungkapnya.

Ia menambahkan, DEN memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan energi nasional dapat diimplementasikan dengan baik hingga ke daerah, melalui dukungan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus menjaga kesiapan infrastruktur dan kelancaran suplai BBM di wilayah Sorong, Papua Barat Daya, serta seluruh Papua dan Maluku.
“Stok BBM kami jaga melalui sistem suplai berkelanjutan. Selama Ramadan, Idulfitri, hingga pasca-lebaran, kami juga melakukan penambahan pasokan untuk menjaga stabilitas,” jelas Awan Raharjo.
Ia menambahkan, kondisi distribusi BBM di Sorong kini menunjukkan perbaikan, yang ditandai dengan berkurangnya antrean kendaraan di SPBU dalam beberapa waktu terakhir.
“Perbaikan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pertamina, BPH Migas, Kepolisian, dan Dinas Perhubungan dalam pengawasan distribusi BBM. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan,” pungkasnya.
Untuk informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135. (RM-07)










Discussion about this post