Referensimaluku.id, -JAKARTA – Sebuah kisah inspiratif datang dari atlet muda Maluku. Aufaro Enrique Uneputty, siswa kelas VIII-12 SMP Negeri 6 Ambon, sukses membuat decak kagum penonton dan juri pada ajang Open KASAL Cup V 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur pada 4 – 5 April 2026.
Dalam debut pertamanya di kelas Kadet, Aufaro tidak tampil gugup. Sebaliknya, ia mendominasi arena pertandingan, meraih medali Emas di kategori Kadet Kumite -63kg Putra, dan dinobatkan sebagai Winner Best of the Best (BOB) Kadet Kumite Putra. Prestasi ini menjadi kunci utama kesuksesan kontingen Kodaeral IX/Ambon yang finis di posisi ke-5 dari 53 kontingen nasional.
Bangga Orang Tua: “Dari Pemula Langsung Juara Kadet”
Di balik kesuksesan gemilang ini, tersimpan cerita perjuangan yang mengharukan. Orang tua Aufaro mengungkapkan rasa bangga yang tak terkira, terutama karena ini adalah langkah besar sang anak naik tingkat.
“Kalau mau jelaskan, dia pung ikut kejuaraan di mana udah banyak untuk kelas pemula. Kita sebagai orang tua sangat bangga, karena kacil (anak kecil) tahun ini baru naik kelas Kadet, dan ini pertandingan pertama di kelas Kadet buat dia, tapi hasilnya langsung juara dan raih BOB,” ujar Edwin yang juga ayah dari Aufaro dengan nada haru dan penuh syukur.
Pernyataan ini menegaskan bahwa transisi dari kelas pemula ke kadet—yang biasanya penuh tantangan karena perbedaan fisik dan teknik lawan—berhasil dilewati Aufaro dengan mulus berkat latihan keras di Shindoka Maluku.
Duet Emas Keluarga Uneputty
Kebanggaan keluarga semakin lengkap dengan prestasi Aurelline Edfenza Uneputty, yang juga merupakan atlet Shindoka. Aurelline berhasil menyumbangkan dua medali sekaligus: Perak di Junior Kata Perorangan Putri dan Perunggu di Junior Kumite -53kg Putri. Aurelinne juga meraih BOB waktu kejuaraan di Ternate, beberapa waktu lalu dan rencana akan mengikuti turnamen di Malaysia.
Kombinasi performa apik dari Aufaro (3 Emas + 1 BOB) dan Aurelline (2 Medali) menjadikan mereka penyumbang poin terbesar bagi tim Kodaeral IX Ambon. Bersama rekan-rekan setim lainnya dari Shindoka seperti Bimantoro, Kristo, Chalista, Earlyta, dan Hendry, mereka membuktikan bahwa dojo asal Maluku ini adalah kekuatan baru yang diperhitungkan di nasional.
Inspirasi Bagi Pelajar dan Atlet Muda
Prestasi Aufaro sebagai siswa SMPN 6 Ambon ini menjadi bukti nyata bahwa keseimbangan antara akademik dan olahraga prestasi sangat mungkin dicapai. Dedikasi seorang anak yang baru pertama kali naik kelas langsung mampu mengalahkan atlet-atlet senior di kelasnya adalah motivasi luar biasa bagi generasi muda Maluku.
Selamat kepada Aufaro Enrique Uneputty atas debut fantastisnya, serta seluruh keluarga besar Shindoka Maluku dan Kodaeral IX Ambon. Kalian telah membawa nama Maluku terbang tinggi di Ibu Kota.(RM-06)










Discussion about this post