Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home Hukum Dan Kriminal

Dokter dan Nakes Menjerit, Rp 9,8 Miliar Dana Covid-19 Dirampok Pejabat RSUD Haulussy, Biadab!

March 31, 2026
in Hukum Dan Kriminal, MALUKU
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensimaluku.id, Ambon – Anggaran  jasa Covid-19 bagi Dokter dan tenaga kesehatan di RSUD Haulussy Ambon diduga kuat telah dirampok oknum-oknum pejabat di rumah sakit terkenal di Maluku itu.

Baca Juga

Polres Maluku Tenggara Ungkap Kasus Penganiayaan di Sitnohoi, Satu Tersangka Diamankan

Dari Balik Terali Menuju Masyarakat Produktif, Program Kemandirian Rutan Ambon Cetak Wirausaha Baru

Setiap Jumat ASN WFH, Dinas Pendidikan Malra Jamin Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Normal

Pernyataan Direktur RSUD Haulussy dalam acara serah terima jabatan belum lama ini, bahwa pihaknya akan membayarkan anggaran jasa covid- 19 tersebut kepada pihak yang berhak, hanya pepesan kosong. Penebar harapan palsu.

Terindikasi kuat kalau anggaran jasa Covid-19 bagi Nakes sebesar Rp. 9,8 Miliar yang dikucurkan Ke­men­terian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2025 lalu, sudah dicuri dan dimakan bersama para petinggi di Rumah Sakit pelat merah milik Pemerintah Daerah Provinsi Maluku itu.

Di sisi lain, dari persoalan ini, publik mulai geram dengan sikap Direktur, padahal yang bersangkutan baru saja menjabat orang nomor satu di RSUD Haulussy. Hadirnya yang bersangkutan tidak menyelesaikan masalah malahan membuat bimbang pada dokter  dan tenaga kesehatan. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa diminta segera mengevaluasi yang bersangkutan.

Tidak hanya  itu, Aparat penegak hukum (APH) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, juga didesak melihat persoalan ini. Harusnya, tim intelijen Kejati Maluku difungsikan untuk melihat persoalan-persoalan yang terjadi kisruh di tengah masyarakat. Apalagi, ini adalah hak tenaga kesehatan yang harus diberikan sebagai rasa terimakasih negara kepada mereka.

Proses pengusutan itu perlu dilakukan sebagai langkah untuk menyelesaikan persoalan, agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

Sesuai data yang dihimpun Referensimaluku.id di pelataran kantor RSUD Haulussy di kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Senin (30/3/2026), dalam pengelolaan anggaran Covid-19 bagi tenaga kesehatan tersebut, sudah dicairkan Kementerian Kesehatan RI per Agustus 2025 lalu sebesar Rp.9,8 miliar.

Anggaran itu sesuai petunjuk teknis akan dibayarkan kepada tenaga kesehatan jasa Covid-19 tahun 2020 lalu, bukan bagi Nakes yang di luar dari jasa Covid-19.

Diketahui, Direktur juga sudah melakukan koordinasi pembayaran dengan Inspektorat Provinsi dan Biro Hukum Pemprov Maluku. Dalam konsultasi itu sudah tidak ada masalah, bahkan untuk menguatkan kebijakan pembayaran itu ada di keluarkan Surat tentang Peraturan  Gubernur Maluku pada Januari 2026 lalu. Namun faktanya, surat keputusan itu belum diindahkan Direktur malah masih digodok kembali bersama staf manajemen di RSUD Haulussy dan pihak yang berkepentingan.

“Ini benar-benar salah satu langkah Direktur yang tak tau birokrasi. Mana mungkin sudah ada Peraturan Gubernur Maluku untuk menjadi dasar hukum pembayaran, kok masih digodok lagi, alasannya apa,” ungkap salah satu sumber media ini, tadi siang.

Menurutnya, Peraturan Gubernur Maluku sudah mengatur dengan jelas bahwa jasa Covid-19 hanya diperuntukkan untuk orang-orang yg berkontribusi langsung dengan pasien Covid-19 dan seharusnya sudah dibayarkan kepada tenaga kesehatan yang berhak bukan lagi mengulur-ulur waktu.

“Dengan adanya mengulur waktu pembayaran oleh manajemen RSUD Haulussy saat ini, nanti timbul pertanyaan publik, jangan jangan, uang itu sudah dikorupsi. Oleh karena itu lebih baiknya APH masuk usut persoalan ini,” pungkasnya.(RM-02)

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Polres Maluku Tenggara Ungkap Kasus Penganiayaan di Sitnohoi, Satu Tersangka Diamankan

Polres Maluku Tenggara Ungkap Kasus Penganiayaan di Sitnohoi, Satu Tersangka Diamankan

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, -Langgur – Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara...

Dari Balik Terali Menuju Masyarakat Produktif, Program Kemandirian Rutan Ambon Cetak Wirausaha Baru

Dari Balik Terali Menuju Masyarakat Produktif, Program Kemandirian Rutan Ambon Cetak Wirausaha Baru

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, -AMBON –Rumah Tahanan Negara (Rutan) II A...

Setiap Jumat ASN WFH, Dinas Pendidikan Malra Jamin Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Normal

Setiap Jumat ASN WFH, Dinas Pendidikan Malra Jamin Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Normal

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, -Langgur – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas...

Layanan Kesehatan di Malra Tetap Normal Meski ASN Terapkan WFH Setiap Jumat

Layanan Kesehatan di Malra Tetap Normal Meski ASN Terapkan WFH Setiap Jumat

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, -Langgur – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku...

Tiga Motor Raib Sepekan, Pasar Langgur Disorot Jadi Sarang Pencurian

Tiga Motor Raib Sepekan, Pasar Langgur Disorot Jadi Sarang Pencurian

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, -Langgur – Aksi pencurian kendaraan bermotor di...

“Tutup Permanen” Dapur MBG Nania atau Biarkan Anak Jadi Korban dan Lindungi Skandal “Kongkalikong”

1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Disetop Mendadak, Satu di Nania Maluku Ikut Terdampak

by admin
April 2, 2026
0

Referensimaluku.id, - Ambon- Sebanyak 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi...

Next Post
Dorong Lingkungan Bersih, PPN Tual Sosialisasikan Manifest K5 dan Visi Indonesia Asri

Dorong Lingkungan Bersih, PPN Tual Sosialisasikan Manifest K5 dan Visi Indonesia Asri

Setetes Darah Sejuta Harapan: Lanud Pattimura Sumbangkan 100 Kantong Darah untuk Warga Ambon

Setetes Darah Sejuta Harapan: Lanud Pattimura Sumbangkan 100 Kantong Darah untuk Warga Ambon

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id