Referensimaluku.id, -Langgur – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara periode 2025–2029, di Rumah Dinas Bupati Maluku Tenggara, Jumat (20/2/2026).
Dalam arahannya, Bupati Muhamad Thaher Hanubun memaparkan capaian kinerja satu tahun pemerintahan bersama Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, yang mengusung visi “Masyarakat Maluku Tenggara Mandiri, Cerdas, Demokratis dan Berkeadilan, Menuju Maluku Tenggara Hebat” dengan tagline Setara Sejahterakan Negeri.
Bupati menyampaikan, 20 Februari 2025 menjadi tonggak awal pembangunan periode 2025–2029. Sejak dilantik, pasangan MTH–VR menegaskan komitmen menjalankan lima misi pembangunan yang dielaborasi dalam sembilan program prioritas, mulai dari peningkatan investasi, pemberdayaan ekonomi berbasis potensi daerah, peningkatan kualitas manusia, penguatan ketahanan sosial budaya, hingga tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.
Pada aspek investasi dan stabilisasi harga, inflasi tahun 2025 tercatat sebesar 3,93 persen. Angka ini dinilai menunjukkan geliat ekonomi yang membaik dibanding tahun 2024 yang mengalami perlambatan.

Nilai realisasi investasi juga meningkat 18,81 persen dibanding tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, Penanaman Modal Asing mencapai Rp1,84 miliar dan Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp60,3 miliar. Pemerintah daerah juga rutin melaksanakan operasi pasar, pasar murah, dan Gerakan Pangan Murah pada momen hari besar keagamaan untuk menjaga stabilitas harga.
Di sektor perikanan, pemerintah menyalurkan bantuan sarana tangkap kepada tujuh kelompok, bantuan budidaya rumput laut kepada 15 kelompok, serta dukungan fasilitas pengering dan mesin tempel. Tercatat pula kerja sama investasi pengelolaan rumput laut oleh Hyundai Asan Co. LTD dari Korea Selatan.
Pada sektor pertanian, bantuan alat mesin pertanian, pupuk, pengembangan lahan tanaman pangan seluas 512 hektar dan hortikultura 403,5 hektar, serta penyediaan 2.000 bibit ayam petelur turut direalisasikan. Program ini juga mendukung agenda nasional swasembada pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, sektor pariwisata menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan wisatawan tahun 2025 mencapai 134.633 orang, termasuk 9.975 wisatawan mancanegara. Agenda seperti Rally Yacht Wonderful Sail to Indonesia dan Festival Pesona Meti Kei turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam aspek peningkatan kualitas manusia, angka stunting berhasil ditekan dari 15,68 persen pada 2024 menjadi 12,43 persen di 2025. Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan tetap berada di atas 98 persen, sehingga status Universal Health Coverage (UHC) dapat dipertahankan.
Pada 26 November 2025, Rumah Sakit Pratama di Pulau Kei Besar resmi dioperasikan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat kepulauan.
Di bidang pendidikan, pemerintah meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan sebagai Pemerintah Daerah Inspiratif dalam penerapan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Sehat, serta penghargaan dari Museum Rekor Indonesia atas partisipasi senam anak hebat secara serentak.
Angka kemiskinan menurun dari 21,22 persen pada 2024 menjadi 21,16 persen pada 2025. Berbagai program bantuan sosial seperti PKH, bantuan sembako, BLT Sementara Kesra, hingga program rehabilitasi sosial terus digulirkan.
Pada sektor infrastruktur, pemerintah menyediakan sambungan air minum bagi 1.084 rumah tangga di 10 ohoi, memperluas jaringan listrik ke Warbal, Ur Pulau dan Tanimbar Kei, serta membangun dua unit dapur MBG di Ohoi Raat dan Ohoi Rahangiar.
Dalam tata kelola pemerintahan, Kabupaten Maluku Tenggara kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut. Nilai AKIP dan indeks pelayanan publik juga mengalami peningkatan.
Bupati Muhamad Thaher Hanubun turut menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Golden Leader JMSI Award 2026, Indonesia Innovation Excellence Award 2026 kategori Pemimpin untuk Perubahan, serta penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI atas kinerja pelaksanaan jaminan kesehatan.
Bupati menegaskan, tahun pertama kepemimpinan MTH–VR diwarnai tantangan keterbatasan fiskal. Namun, sejumlah capaian positif menjadi fondasi penting untuk percepatan pembangunan ke depan.
“Ini adalah langkah awal menuju Maluku Tenggara Hebat. Kita akan terus bekerja, berkolaborasi dan memastikan pembangunan dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat,” tegasnya. (RM-07)










Discussion about this post