Referensimaluku. Id- ambonTurnamen Mini Soccer BUMDes Hatukau yang memperebutkan Piala Raja Negeri Batu Merah resmi ditutup oleh Wali Kota Ambon, dalam sebuah seremoni penutupan yang berlangsung meriah di Lapangan Mini Soccer Negeri Batu Merah.
Turnamen yang diselenggarakan oleh BUMDes Hatukau ini diikuti oleh 48 tim mini soccer, berlangsung sejak tanggal 1 Pebruari hingga 15 Pebruari di lapangan Mini Soccer Hatukau Galuggung Batu Merah. Lapangan yang dibangun dengan Dana Desa dan dikelola oleh BUMDes Hatukau Negeri Batu merah , 48 Tim bersaing dengan penuh sportivitas sejak babak awal hingga partai final. .
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada panitia penyelenggara, para peserta, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen tersebut. Ia menekankan bahwa kegiatan olahraga seperti ini sangat penting dalam membina generasi muda, mempererat persaudaraan, serta mendorong semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Bodewin juga menyampaikan ucapan dan pesan penuh makna untuk bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban warga.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Raja Negeri Batu Merah Ali Hatala dalam asambutannya, menyampaikan harapannya agar turnamen mini soccer ini menjadi batu loncatan untuk pelaksanaan turnamen berikutnya dan ini menjadi sarana untuk melahirkan bibit muda Maluku yang mampu bersaing di kancah Nasional “ harapnya
Sementara itu sambutan Panitia, selaku Ketua Bumdes Hatukau Budi Wiyanto menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh paniatia, maupun sponsorship serta tim peserta turnamen dan masyarakat atas sukses terselenggaranya turnamen mini soccer ini. “Turnamen Mini Soccer BUMDes Hatukau tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi antar orang basudara, menumbuhkan sportivitas, serta mendukung geliat ekonomi dan aktivitas kepemudaan di Negeri Batu Merah” ujarnya
Untuk diketahui Turnamen ini juga menghimpun pelaku ekonomi local Desa dengan menyediakan sejumlah tenan yang bisa ditempati oleh pelaku UMKM. Panitia berharap turnamen ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.
Pada kesempatan penutupan, Wali Kota Ambon juga menyerahkan Piala Raja Negeri Batu Merah dan bonus kepada para pemenang turnamen. Adapun total bonus yang disiapkan panitia sebesar 110 juta rupiah ,dan sebagai bentuk apresiasi prestasi , pemberian bonus adalah sebagai berikut:
• Juara I menerima bonus sebesar 35 juta
• Juara II memperoleh bonus 25 juta
• Juara III memperoleh bonus sebesar 15 juta
• Juara IV atau harapan I mendapatkan bonus Rp7,5 juta rupiah
• Top score dan pemain terbaik masing-masing menerima bonus 1,5 juta rupiah.
Acara penutupan turut dihadiri oleh tamu undangan unsur pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Kecamata Sirimau, Tenaga Pendamping Desa Kota Ambon, PKK, Saniri Negeri, tokoh pemuda dan masyarakat, aparat negeri dan aparat keamanan yang setia dan sigap dalam menjaga keamanan tetap kondusif serta ratusan penonton yang memadati lokasi pertandingan
Penyerahan piala dan bonus disambut antusias oleh para pemain dan pendukung masing-masing tim. Momen ini menjadi puncak kebanggaan sekaligus penutup rangkaian turnamen dengan foro2 di arena lapangan yang menjadi kebanggan Negeri batu Merah. (RM-06)










Discussion about this post