Referensimaluku.id, -Ambon – Arus mudik Lebaran 2026 melalui Bandara Internasional Pattimura diprediksi mengalami peningkatan signifikan. Jumlah penumpang bahkan diperkirakan mencapai sekitar 3.000 orang per hari pada puncak arus mudik.
General Manager Bandara Pattimura, Johan Seno Acton, mengatakan lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026.
“Kalau dari data yang muncul, kemungkinan puncak arus mudik terjadi pada tanggal 17–18 Maret dengan angka penumpang bisa mencapai sekitar 3.000 orang per hari,” kata Johan.
Ia menjelaskan, pada hari normal jumlah penumpang di Bandara Pattimura biasanya berada di kisaran 2.200 hingga 2.500 penumpang per hari. Dengan demikian, diprediksi akan terjadi peningkatan cukup signifikan menjelang Lebaran.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada penambahan penerbangan atau extra flight dari maskapai. Namun tingkat keterisian kursi pesawat diperkirakan akan meningkat selama periode mudik.
“Untuk saat ini penerbangan masih berjalan seperti biasa, belum ada extra flight. Tetapi okupansi atau tingkat keterisian kursi kemungkinan akan lebih tinggi dibanding hari biasa,” ujarnya.
Dalam rangka membantu menekan harga tiket pesawat, pihak pengelola bandara juga memberikan diskon biaya kebandarudaraan hingga 50 persen.
Menurut Johan, potongan tersebut diberikan pada beberapa komponen biaya bandara seperti PJP2U dan PJP4U yang dibayarkan maskapai kepada pengelola bandara.
“Total kontribusi yang kami berikan berupa potongan hingga 50 persen dari biaya yang dibayarkan kepada Angkasa Pura. Ini salah satu upaya kami untuk membantu menekan harga tiket pesawat bagi masyarakat selama arus mudik dan arus balik,” jelasnya.
Selain itu, pihak bandara juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan, termasuk maskapai, ground handling, serta unsur keamanan seperti TNI dan Polri.
Tak hanya fokus pada layanan penerbangan, Angkasa Pura juga menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan membagikan 800 tiket penyeberangan gratis bagi masyarakat.
Program tersebut akan dilaksanakan di Pelabuhan Liang bekerja sama dengan ASDP Indonesia Ferry serta Dinas Perhubungan Provinsi Maluku.
“Insyaallah minggu ini akan dibagikan sekitar 800 tiket gratis untuk penyeberangan bagi masyarakat,” kata Johan.
Untuk mengantisipasi potensi cuaca buruk, pengelola bandara juga terus berkoordinasi dengan pihak meteorologi guna memastikan keselamatan penerbangan tetap terjaga.
Ia menambahkan, informasi cuaca terutama terkait kondisi angin di Bandara Pattimura menjadi salah satu faktor penting yang selalu diperbarui karena sangat dibutuhkan oleh pilot dalam menentukan keputusan pendaratan maupun prosedur penerbangan lainnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, pengelola Bandara Pattimura berharap pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman. (RM-06)










Discussion about this post