Referensimaluku. Id, – Ternate- Malut United harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 3-3 melawan pada laga pekan ke-25 2025–2026 di , Sabtu (7/3/2026).
Hasil ini disayangkan kubu tuan rumah yang sempat unggul di babak kedua, namun gagal mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
Asisten pelatih Malut United, , mengakui lini pertahanan timnya menjadi catatan penting setelah pertandingan.
“Banyak hal yang menjadi catatan terutama dari sisi pertahanan. Kami terlalu mudah kebobolan dan hal ini akan menjadi catatan kami untuk perjalanan tim yang lebih baik ke depan,” ujar Ricardo dalam konferensi pers usai laga.
Sempat Berbalik Unggul
Malut United sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama setelah gol bunuh diri pada menit ke-37 membuat PSM unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Laskar Kie Raha tampil agresif dan berhasil membalikkan keadaan. Gol penyeimbang dicetak pada menit ke-48, disusul gol enam menit kemudian yang membawa Malut United unggul 2-1.
David Da Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66 sekaligus menjadi gol ke-15 miliknya musim ini.

Namun keunggulan tersebut tak mampu dipertahankan. PSM bangkit lewat gol pada menit ke-70 sebelum akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada menit ke-87.
Dominasi Tanpa Kemenangan
Secara statistik, Malut United sebenarnya tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 71 persen. Dari total 13 tembakan yang dilepaskan, delapan di antaranya tepat sasaran.
Sementara PSM yang hanya menguasai 29 persen bola mampu mencetak tiga gol dari sembilan percobaan.
“Kami mendapatkan momentum untuk unggul di babak kedua. Sayangnya kami tidak bisa mempertahankannya,” kata Ricardo.
Pelatih asal Ambon itu juga menilai lini belakang yang biasanya solid justru menjadi titik lemah pada pertandingan tersebut.
“Harus diakui lini pertahanan menjadi titik lemah kami malam ini. Kami membuang kesempatan untuk memenangkan pertandingan,” ujarnya.

Fokus Benahi Tim
Ricardo mengatakan jeda panjang menjelang Hari Raya Idul Fitri akan dimanfaatkan tim untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan.
“Tentu hasil ini bukan yang kita semua inginkan. Kami mohon maaf dan pertandingan tadi akan menjadi catatan untuk berbenah agar tetap bisa bersaing di papan atas,” katanya.
Hal senada disampaikan perwakilan pemain Malut United, .
“Semua pemain sudah berjuang maksimal, tetapi hasil pertandingan tidak sesuai harapan. Kami akan mengambil hal positif dari laga tadi dan semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” ujar Taufik.
Saat ini Malut United masih berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 45 poin.
Pada laga berikutnya, Laskar Kie Raha dijadwalkan bertandang ke untuk menghadapi pada pekan ke-26 BRI Super League, Jumat (3/4/2026).(RM-06)










Discussion about this post