Referensimaluku. Id, -Manokwari,– Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkomitmen memastikan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG masyarakat di Manokwari selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri terpenuhi dengan baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengecekan langsung ketersediaan stok dan keandalan sarana fasilitas (sarfas) di Fuel Terminal (FT) Manokwari, serta memastikan distribusi berjalan optimal ke seluruh lembaga penyalur.
Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, menjelaskan bahwa pihaknya menjaga ketahanan stok BBM di Manokwari dan beberapa Fuel Terminal lain di wilayah Papua Barat dalam kondisi aman.
“Pertama-tama yang kami cek langsung adalah kondisi stok serta kehandalan sarfas di FT Manokwari. Ketahanan stok di Manokwari dan beberapa Fuel Terminal lain di Papua Barat kami jaga rata-rata di kondisi aman yakni 12 hari. Khusus untuk Ramadan hingga Idul Fitri, kami akan coba juga meningkatkan stok tersebut sebagai antisipasi peningkatan konsumsi masyarakat,” jelas Awan.
Menurutnya, ketahanan stok BBM terus dipantau dan diperbarui setiap hari, mengikuti suplai yang masuk ke terminal serta volume penyaluran ke lembaga penyalur seperti SPBU, agen minyak tanah, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), dan pangkalan LPG.
Pengecekan stok secara berkala juga dilakukan di setiap lembaga penyalur guna memastikan suplai dari terminal dapat segera dilakukan apabila terjadi peningkatan permintaan.
“Ketersediaan stok, mulai dari Fuel Terminal Manokwari hingga ke SPBU-SPBU, agen minyak tanah, dan termasuk untuk pengisian pesawat, semua kami jaga dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi peningkatan kebutuhan dan mendukung aktivitas masyarakat serta perekonomian selama Ramadan. Tidak lupa, kami juga selalu melakukan pengecekan takaran dan kualitas produk setiap harinya, agar masyarakat mendapatkan layanan yang terbaik,” tambahnya.

Selain memastikan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan kualitas layanan di SPBU, termasuk menjaga kebersihan dan kelayakan fasilitas umum seperti toilet dan mushola. Fasilitas tersebut dibersihkan setiap hari dan dipastikan dalam kondisi baik agar memberikan kenyamanan bagi pelanggan.
“Fasilitas utama ini menjadi perhatian khusus karena kami terus berkomitmen meningkatkan kebersihan, kenyamanan, dan keamanan di SPBU sebagai tempat singgah pelanggan. Pada bulan suci Ramadan ini, kami juga berbagi takjil kepada pelanggan menjelang waktu berbuka sebagai bentuk pelayanan sepenuh hati,” ujarnya.
Dalam menjaga kelancaran distribusi dan pengawasan penyaluran energi, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di Papua Barat, di antaranya Kepolisian Daerah Papua Barat dan Kejaksaan Tinggi Papua Barat.
“Sinergi ini bertujuan memastikan keamanan distribusi, menjaga stabilitas pasokan, serta mengantisipasi potensi tantangan selama periode Ramadan hingga Idul Fitri. Kami berkomitmen agar distribusi energi berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang,” tutup Awan.
Sidak Anggota Komisi XII DPR RI
Sementara itu, Anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Cheroline Chrisye Makalew, turut melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU, agen minyak tanah, dan agen LPG di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Kamis (26/2/2026).
Sidak tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI sebagai mitra kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Kami memastikan langsung ke agen-agen minyak tanah, dan mereka menyampaikan ketersediaan aman. Namun untuk LPG kami menemukan stok menipis, namun kan tersuplai lagi pada Jumat (27/2). Kami juga melakukan pengecekan di dua SPBU berstatus PSO. Hasil pemantauan menunjukkan antrean panjang yang sebelumnya terjadi kini sudah tidak terlihat. Kondisi ini patut disyukuri karena distribusi sudah mulai berjalan lebih lancar,” jelas Cheroline. (RM-07)










Discussion about this post