Referensimaluku.id, -Ambon – PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk akan kembali membuka rekrutmen karyawan sebanyak 200 asal Kota Ambon untuk ditempatkan di Provinsi Bali, direncanakan proses seleksi setelah Hari Raya Idul Fitri.
Hal ini disampaikan Deputi Branch Manager PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk Perwakilan Alfamart Bali, Erwin Novianto di acara Wali Kota Jumpa Rakyat (Wajar) di Balai Kota Ambon, pada Jumat 27 Februari 2026.
Menurutnya, Pihak perusahaan menyatakan pemilihan Sumber Daya Manusia (SDM) dari Ambon didasarkan pada pengamatan bahwa tenaga kerja dari wilayah Timur Indonesia memiliki etos kerja yang sangat tinggi dan ketahanan luar biasa dalam menghadapi tantangan pekerjaan.
Melalui pengalaman yang ditempuh, pihaknya menyadari bahwa daya tahan kerja menjadi tantangan terbesar industri ritel. Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen menjadikan Kota Ambon sebagai salah satu sumber utama penyediaan SDM berkualitas bagi seluruh cabang di Bali ujarnya.
‘Untuk memastikan kenyamanan dan kesejahteraan para karyawan asal Ambon di Bali, pihak perusahaan juga menyediakan berbagai fasilitas mendukung, seperti menanggung seluruh biaya transportasi dari Ambon ke Bali, pihak perusahaan juga akan menyiapkan 60 unit tempat tinggal (Mess) dalam sedang melakukan perluasan kapasitas yang ditargetkan selesai pada 29 Mei 2026 mendatang dengan total kapasitas hingga 1.000 orang karyawan”, pungkasnya.
Sementara Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menyampaikan rasa syukur karena di tengah tantangan untuk memastikan pencari kerja di Kota Ambon mendapatkan pekerjaan layak yang datang kesempatan dari Alfamart untuk merekrut adik-adik muda di Kota Ambon.
Situasi ini membuat Pemerintah Kota menyadari bahwa masih banyak hal yang harus dilakukan untuk generasi muda di Kota Ambon, mengingat tantangan utama saat ini adalah meningkatnya jumlah pencari kerja yang berdampak pada angka pengangguran.
Menurutnya, upaya yang harus dilakukan adalah memastikan tersedianya lapangan kerja bagi pencari kerja di Kota Ambon, khususnya warga lokal. Cara yang ditempuh adalah dengan membangun ruang investasi kondusif, karena pemerintah tidak dapat secara langsung membuka banyak lapangan kerja kecuali melalui kontrak atau tenaga honorer yang terbatas.
“Ole karena itu, dengan menariknya investor untuk berinvestasi di Kota Ambon menjadi kunci utama agar pencari kerja memperoleh kesempatan kerja”, jelasnya.
Wattimena menyadari bahwa kendala utama Kota Ambon adalah keterbatasan Sumber Daya Alam (SDA), sehingga tidak memungkinkan membangun pabrik atau perusahaan besar skala nasional di Kota Ambon.
Pasalnya, Perekonomian Kota Ambon lebih bergantung pada sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata yang memiliki potensi besar namun membutuhkan waktu untuk berkembang maksimal, ungkapnya.
Kerja sama Pemkot Ambon dengan PT. Alfamart untuk merekrut tenaga kerja dari Ambon menjadi hal yang sangat berharga bagi Pemerintah Kota dan masyarakat. Ini merupakan kolaborasi baik antara pemerintah dan swasta yang memberikan manfaat nyata, sekaligus memperlihatkan bahwa sektor ritel moderen di Ambon telah berkembang cukup maju dan memiliki potensi untuk tumbuh di tengah – tengah kehidupan masyarakat Kota Ambon.
Diketahui hadir dalam Wali Kota Jumpa Rakyat (Wajar), Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Sekertaris Kota Ambon, Robby Sapulette, pimpinan OPD lingkup Pemkot Ambon, serta ASN, dan masyarakat Kota Ambon. (RM-04)










Discussion about this post