Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home Hukum Dan Kriminal

Tidak Tahu Malu! Sanksi Adat Keras Orang Letti Mengancam Karier “Bupati Mulut Kotor” di MBD, Takut Disanksi Adat Malah Minta Maaf ke Onisimus Yoltuwu

March 8, 2024
in Hukum Dan Kriminal, MBD
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

REFMAL.ID, Ambon – Bupati Maluku Barat Daya Benjamin Thomas Noach (BTN), sepertinya mulai panik alias diduga takut disanksi adat berat oleh pemuka adat masyarakat Tomra, Kecamatan Letti, setelah ‘penguasa angkuh’ dan ‘kejam’ Maluku Barat Daya (MBD) itu mencaci maki dan mengancam Sekretaris Dinas (Sekdis) Perikanan dan Kelautan (DKP) MBD, Onisimus Yoltuwu (OY).

Baca Juga

Jadi Motivasi Tingkatkan Layanan Kesehatan, Bupati Noach Apresiasi Capaian Pemkab MBD Raih UHC

Jaksa Tahan 10 Tersangka Korupsi Dana Pinjaman Kredit Uang Rakyat (KUR) BRI unit Tiakur

10 Bulan Jabat Kasipidsus Kejari Ambon, Azer Orno Kini Jabat Kasidik Aspidsus Kejati Maluku

Bahkan dalam ‘kejadian memalukan’ itu mendiang ibunda OY yang sudah lama meninggal dunia pun jadi sasaran “mulut kotor” nan tak beradab dari mantan Wakil Bupati MBD periodesasi 2016-2021 itu. Sebagaimana diberitakan media massa lokal beberapa pekan terakhir ini,
OY termasuk orang tuanya yang sudah meninggal dunia dicaci maki BTN seusai pencoblosan pada pemilu legislatif 14 Februari 2024 lalu di pendopo Bupati MBD di Tiakur, Kecamatan Pulau Moa.

Orang pertama di “bumi Kalwedo” itu geram dan gusar diduga dipengaruhi minuman keras jenis Sopi, diduga kesal karana adik kesayangannya Yanzamora “Yani” Noach yang mencalonkan diri merebut kursi anggota DPRD Provinsi Maluku beserta sejumlah Caleg DPRD MBD dari PDIP, kalah di Desa Tomra, kampung halaman OY.

Di pemilu 2024 OY bersama sejumlah pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya diduga diperintahkan kerja politik untuk misi pemenangan adik kandung BTN dan Caleg DPRD MBD dari PDIP.

Sesuai informasi yang diperoleh referensimaluku.id sebagaimana dikutip dari DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (8/3/2024), disebutkan disinyalir BTN sengaja menghindar atau “melarikan diri” ke Kota Ambon usai mencaci maki OY dan mendiang ibu kandung OY. BTN baru kembali ke Tiakur, Kamis (7/3/2024). “Saat tiba di Tiakur, BTN diduga memerintahkan pejabat tertentu untuk memanggil OY,”kata sumber media ini, Jumat (8/3/2024) pagi. Awalnya, OY enggan memenuhi panggilan BTN. Namun, Jumat (8/3) sore OY memenuhi panggilan BTN.

“Saat tiba di Pendopo Bupati MBD, BTN langsung mencium dan meminta maaf ke OY. Ketika itu banyak pejabat yang hadir. BTN dan OY kemudian bertemu empat mata di salah satu ruangan Pendopo Bupati MBD sekitar 30 menit. BTN diduga panik karena hampir semua warga MBD di wilayah itu maupun warga MBD dirantau sangat mengecam sikap arogan BTN. Ini sangat berpengaruh di Pilkada MBD berikutnya,”beber sumber tak resmi itu.

Sumber itu mengaku meski BTN telah minta maaf dan minta diatur secara baik-baik agar dirinya tidak kena sanksi adat, namun persoalan adat belum berakhir. “Saudara OY meminta BTN bertemu Kepala Suku Day Tioma di Tiakur, karena sudah menyerahkan persoalan dirinya yang dicaci maki BTN ke keluarga besar Tomra,”sebut sumber itu lagi.

Sementara itu, OY membenarkan informasi jika dirinya dipanggil BTN beberapa kali, namun dia baru memenuhi panggilan pada Jumat (8/3) sore. “Tentu Pak Bupati MBD (BTN) dan saya saling memaafkan sebagai adik dan kakak dalam birokrasi, pasti saling memaafkan. Tapi keluarga besar saya sudah ada. Keluarga sudah tahu dan duduk sikapi. Keluarga sikapi agar harus selesai.

Saya anggap sudah selesai, tapi nanti ketemu kepala suku lalu ketemu keluarga,”kata OY sebagaimana dikutip dari DINAMIKAMALUKU.COM, Jumat (8/3).

“Soal, Bupati MBD (BTN) mengaku salah, dia mengaku, tentu semua orang tahu kalau gestur tubuhnya sudah mengakui pernah mencaci maki saya. Apalagi, mencaci maki orang tua saya yang sudah meninggal. Tapi, saya sudah serahkan ke keluarga besar sehingga saya tidak bisa mrencampuri, “beber OY.

Soal, siapa yang diutus memanggilnya untuk menemui BTN. “Kalau tidak salah Bupati MBD suruh kepala Kesbangpol MBD, Sekda MBD WA dan ajudan menghubungi saya beberapa kali untuk menemui Pak Bupati MBD. Tapi ketika itu saya pulang makan siang. Saya juga tidak balas. Sekitar pukul 16. 15 WIT baru saya ke sana ketemu Pak Bupati MBD,”terang OY.

TOKOH ADAT BERSIKAP

Sementara itu, itu semua lembaga adat di Desa Tomra mulai menggelar rapat untuk menyikapi sikap arogansi BTN. “Tadi malam (Kamis, 7/3/2024) katong sudah pertemuan di “Lutru Unni” bersama semua Saniri dan tokoh masyarakat. Katong semua bersepakat bahwa hari ini (Jumat, 8/3/2024) pertemuan lanjutan di Nenawa yang juga dihadiri oleh saudara OY bersama perwakilan dari Tiakur Bu Tom Ratu juga Jef Makuku,”kata salah satu perwakilan Lembaga Adat Negeri Day Tyoma, Saniri Totneno dari Dai Warat, Neles Septory, ketika menghubungi DINAMIKAMALUKU.COM sebagaimana dikutip media siber ini, Jumat (8/3).

Tak hanya itu, lanjut Septory, sesuai hasil pertemuan “Maran Tipru” dengan perwakilan “Dai Tyoma” di Tiakur melalui Cau Yoklely (Saniri Letyalupnu), disebutkan jika proses pertemuan awal di keluarga khusus Maran Tipru, maka selanjutnya akan dikumpul semua lembaga Adat Negeri Dai Tyoma.
” Om Cau (Yoklely) juga menjelaskan bahwa beberapa hari yang lalu ada perwakilan BTN menemui bapak Tom Ratu (Kepala Suku Day TiomaTiakur) dan beberapa keluarga di Tiakur, namun oleh bapak Tom Ratu, mereka diminta untuk kembali dan utus orang orang yang tepat atau dari Kisar, jangan dari lain tempat,”tutur Septory lagi.

Soal sikapnya terhadap tindakan Bupati MBD, Septory menegaskan perlunya sanksi tegas adat Letti terhadap cacian, makian serta tindakan yang tidak wajar yang dilakukan BTN terhadap OY yang juga Sekdis DKP MBD. “Juga kata-kata yang tidak selayaknya dikeluarkan oleh seorang Pejabat Daerah (Bupati MBD ) terhadan orangtua dari Bapak OY yang sudah lama meninggal dunia, menurut saya, semua tindakan arogan dan tidak beradab ini harus dituntaskan melalui denda Adat yang harus dilakukan di Negeri Dai Tyoma dan “di hadapan semua warga Negeri Tomra,”tegas Septory. (Tim RM)

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Jadi Motivasi Tingkatkan Layanan Kesehatan, Bupati Noach Apresiasi Capaian Pemkab MBD Raih UHC

Jadi Motivasi Tingkatkan Layanan Kesehatan, Bupati Noach Apresiasi Capaian Pemkab MBD Raih UHC

by admin
February 12, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Bupati Maluku Barat Daya (MBD)...

Jaksa Tahan 10 Tersangka Korupsi Dana Pinjaman Kredit Uang Rakyat (KUR) BRI unit Tiakur

Jaksa Tahan 10 Tersangka Korupsi Dana Pinjaman Kredit Uang Rakyat (KUR) BRI unit Tiakur

by admin
February 10, 2026
0

Referensimaluku. Id, -Ambon - Tim penyidik Pidana Khusus...

10 Bulan Jabat Kasipidsus Kejari Ambon, Azer Orno Kini Jabat Kasidik Aspidsus Kejati Maluku

10 Bulan Jabat Kasipidsus Kejari Ambon, Azer Orno Kini Jabat Kasidik Aspidsus Kejati Maluku

by admin
February 10, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Lebih kurang 10 bulan menjabat...

“Pukul Borong”, Preman di Wainitu Ditangkap Polisi, “Dalam Muka Nau-nau” di Sel

“Pukul Borong”, Preman di Wainitu Ditangkap Polisi, “Dalam Muka Nau-nau” di Sel

by admin
February 9, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - JT dan kawan-kawan yang menjadi...

Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Tanimbar di Kasus “Pancuri” SPPD Fiktif, Kejaksaan Agung Bakal ke Saumlaki Lagi

Usut Dugaan Keterlibatan Bupati Tanimbar di Kasus “Pancuri” SPPD Fiktif, Kejaksaan Agung Bakal ke Saumlaki Lagi

by admin
February 9, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait...

Kembali Bentrok Warga Morelia – Hitu, Empat Orang Tertembak dan Enam Rumah Dibakar

Kembali Bentrok Warga Morelia – Hitu, Empat Orang Tertembak dan Enam Rumah Dibakar

by admin
February 6, 2026
0

Referensimaluku.id,-AMBON,- Bentrok antarwarga Negeri Morella dan Negeri Hitu,...

Next Post
Dua Pelaku “Chating Maut Asmara” di Halong Atas Diganjar 3,6 Tahun Penjara

Dua Pelaku "Chating Maut Asmara" di Halong Atas Diganjar 3,6 Tahun Penjara

Tersangkut Kasus “Pancuri Uang” Pengadaan Kapal Pemkab SBB, PPK, Pokja PBJ dan Direktur PT.KAM Divonis Hakim Bervariasi

Tersangkut Kasus "Pancuri Uang" Pengadaan Kapal Pemkab SBB, PPK, Pokja PBJ dan Direktur PT.KAM Divonis Hakim Bervariasi

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id