Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home MALUKU

Diseminasi untuk Berbagi Proses Implementasi HCD Bagi Puskesmas di Tiga Kabupaten/Kota di Maluku

September 22, 2023
in MALUKU
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensimaluku.id.Ambon — Demand Creation dan Implementasi Human Centered Design (HCD) bekerjasama Pusat Studi Kota Sehat Indonesia (CIHCS) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin dengan UNICEF dan Pemerintah Provinsi Maluku.

Baca Juga

Merasa Nama Institusi Dipublikasi Media, Wakil Koordinator Bidang Akademik PSDKU Unpatti di MBD Angkat Suara

Komisi III DPRD Ambon Dorong Transparansi Pemilihan Mitra Parkir 2026

Langgur, Titik Awal Menjelajah KEIndahan Alam Kepulauan Kei-Maluku Tenggara

 

Kegiatan diseminasi untuk berbagi proses implementasi HCD bagi Puskesmas di tiga kabupaten/kota di Provinsi Maluku, yakni Kota Ambon, Kota Tual, dan Kabupaten Maluku Tenggara, yang bertempat di Hotel Amaris, Kamis (21/9/2023).

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara Katty Notanubun mengatakan bahwa tantangan di Maluku Tenggara itu terkait sulitnya mengubah pemahaman masyarakat tentang pentingnya kunjungan Posyandu untuk imunisasi. “Mereka takut di suntik karena imunisasi ini kan suntik yang dulunya suntik satu kali sekarang kiri kanan. Karena itulah mereka belum percaya dan takut,” ujar Notanubun.

“Untuk itulah dicari cara untuk mendekatkan sasaran sehingga pihak Puskesmas melakukan inovasi-inovasi. Salah satu yang menarik dari kami yaitu mereka membuat bermain busur panah. Tentu ini busur mainan, tidak berbahaya. Seperti ketika ibunya datang ke Posyandu mereka sediakan lokasi bermain lempar busur mainan. Misalnya kena busur tentang akibat KIPI, dan maka dia menjelaskan tentang KIPI itu, juga tentang imunisasi apa yang ada untuk anak, jadi itu merupakan edukasi. Dan dengan cara itu, diharapkan ibu akan mengingatnya,” lanjut Notanubun.

 

“Kami di Malra ada 20 Puskesmas, 3 Puskesmas untuk percontohan yaitu Puskesmas Watdek, Ngilngof, dan Ibra,” jelas Notanubun.

Notanubun mengatakan hasil yang kami capai dari implementasi HCD ini yaitu dari 14% cakupan imunisasi naik menjadi 33%, kenaikannya 19%. Dia menegaskan sekembalinya dari pertemuan ini akan melakukan sosialisasi hasil ini kepada 17 Puskesmas yang lain supaya ditiru dan mudah-mudahan setelah ini ada kenaikan yang signifikan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy memaparkan cakupan imunisasi di Kota Ambon itu termasuk rendah. Oleh karena itu, Kota Ambon menjadi salah satu lokasi implementasi HCD bersama Maluku Tenggara dan Kota Tual.

 

“Untuk Kota Ambon sendiri ada 3 lokus Puskesmas yaitu Puskesmas Air Besar, Air Salobar, dan Nania. Kenapa 3 lokus ini dipilih, karena 3 lokus ini masih rendah cakupan imonisasinya,” jelas Wendy Pelupessy.

 

Rendahnya cakupan imunisasi Puskesmas Air Besar disebabkan sebagian besar orang tua dari anak itu adalah penjual di pasar. Jadi waktu untuk membawa anak ke Posyandu agak sulit.Ketika mau dibawa ke Posyandu mungkin tunggu lama antri. Mereka juga rasa waktu itu terbuang pada mereka yang harus berjualan. Kondisi di Puskesmas Air Salobar juga seperti itu.

“Kalau untuk Puskesmas Nania itu lebih ke rasa takut akan efek dari imunisasi. Jadi kadang-kadang anak pulang imunisasi itu panas, terus kalau setelah disuntik di paha jadi benggak,” lanjut Wendy Pelupessy.

 

Proses implementasi HCD ini dimulai dari bulan Januari di mana tim yang telah dilatih melakukan identifikasi masalah-masalah yang menyebabkan sasaran tidak ke Puskesmas. Ketika digali permasalahan itu ada beberapa tahapan, tapi intinya temuan permasalahan itu kemudian dibahas dan dikonfirmasi pada sasaran mengenai solusi yang ditawarkan.

 

Diseminasi hasil implementasi HCD ini dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk Dekan FKM Unhas yang juga merupakan Direktur CIHCS Prof. Sukri Palutturi, PhD yang didampingi oleh perwakilan CIHCS untuk Implementasi HCD di Provinsi Maluku Muhammad Rachmat, SKM, MKes. (RM-04)

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Merasa Nama Institusi Dipublikasi Media, Wakil Koordinator Bidang Akademik PSDKU Unpatti di MBD Angkat Suara

Merasa Nama Institusi Dipublikasi Media, Wakil Koordinator Bidang Akademik PSDKU Unpatti di MBD Angkat Suara

by admin
Januari 15, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Merasa nama institusi terbawa-bawa dalam...

Komisi III DPRD Ambon Dorong Transparansi Pemilihan Mitra Parkir 2026

Komisi III DPRD Ambon Dorong Transparansi Pemilihan Mitra Parkir 2026

by admin
Januari 15, 2026
0

Referensimaluku. Id, -Ambon – Komisi III DPRD Kota...

Langgur, Titik Awal Menjelajah KEIndahan Alam Kepulauan Kei-Maluku Tenggara

Langgur, Titik Awal Menjelajah KEIndahan Alam Kepulauan Kei-Maluku Tenggara

by admin
Januari 14, 2026
0

Referensimaluku. Id, -Langgur — Di tengah meningkatnya perhatian...

Lahan Dinas PU Sah Milik Ahli Waris Josfince Pirsouw, Sekkab SBB Dituding “Tak Tahu Malu”

Lahan Dinas PU Sah Milik Ahli Waris Josfince Pirsouw, Sekkab SBB Dituding “Tak Tahu Malu”

by admin
Januari 14, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Kuasa Hukum Ahli Waris Josfince...

Danpomdam Pattimura Kolonel Choirun Bantah Lindungi Kopda MU: Proses Hukum Berjalan, Kami Tunggu Kehadiran Pelapor

Danpomdam Pattimura Kolonel Choirun Bantah Lindungi Kopda MU: Proses Hukum Berjalan, Kami Tunggu Kehadiran Pelapor

by admin
Januari 14, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon -​Isu dugaan perlindungan oknum prajurit TNI-AD...

Terbukti “Tou” Kepeng Sekolah, Mantan Kepsek SMP Negeri 9 Ambon Dituntut 8,6 Tahun Bui

Terbukti “Tou” Kepeng Sekolah, Mantan Kepsek SMP Negeri 9 Ambon Dituntut 8,6 Tahun Bui

by admin
Januari 13, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Mantan Kepala Sekolah Menengah Pertama...

Next Post
Sekkot Ambon Sabet Perak Turnamen Karate UKM Cup 2023

Sekkot Ambon Sabet Perak Turnamen Karate UKM Cup 2023

Polisi Serahkan Anak Ketua DPRD Kota Ambon dan Barang Bukti Kasus Penganiayaan Hingga Tewas Pelajar SMA ke Kejaksaan

Polisi Serahkan Anak Ketua DPRD Kota Ambon dan Barang Bukti Kasus Penganiayaan Hingga Tewas Pelajar SMA ke Kejaksaan

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id