Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home EDITORIAL

Rumah Mewah Walikota di Tengah Kemiskinan

Mei 20, 2022
in EDITORIAL
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensi Maluku.id,-Ambon-Rupanya Walikota Ambon Richard Louhenapessy belum puas memiliki rumah mewah di Dusun Kayu Putih, Negeri Soya, Ambon dan menempati rumah dinas yang representatif di Kelurahan Karang Panjang, Ambon sebagai bentuk penghargaan kepadanya selaku Walikota Ambon. Terbukti politikus flamboyan itu juga memiliki dua unit rumah mewah dikawasan Citraland, Lateri, Ambon.

Baca Juga

Statemen Amirudin Sekretaris PAN Maluku Dukung Program HL-AV Picu Konflik Internal

PPP Maluku Akhirnya Pecah, Dua Hentihu Berpihak ke Dua Versi PPP

Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Profesional, Wali Kota Ambon Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi

 

Dua unit rumah mewah itu, salah satunya berada di klaster Rotterdam No. 60, yang ditempati salah seorang anaknya, sedangkan satu unit rumah lainnya berada di klaster Monaco dan belum ditempati, dimana masih dalam proses renovasi. Dua rumah mewah itu bernilai milyaran rupiah. Untuk rumah di klaster Roterdam berkisar Rp.1 hingga Rp.2 milyar, sedangkan di klaster Monaca berkisar Rp.2 hingga Rp.3 milyar.

 

Tentu sesuatu yang mengagetkan warga Kota Ambon tatkala mereka mendengar informasi menyangkut rumah mewah itu. Mereka menilai Walikota Ambon dua periode ini, tidak cukup puas dengan rumah pribadi dan rumah dinas yang mewah serta representatif itu, melainkan juga memiliki dua rumah mewah di kawasan perumahan elite Citrland, Lateri, Ambon.

 

Jika saja tim penyidik dari Komisi Pemberatasan Korpusi (KPK), pada hari Kamis (19/05) kemarin tidak datang untuk mencari dukumen penting, yang terkait dengan tindak pidana gratifikasi dalam pembangunan retail Alfamidi di wilayah Kota Ambon, yang melibatkan mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku itu, tentu warga Kota Ambon tidak akan pernah mengetahuinya sama sekali.

 

Hal ini menunjukan bahwa, kinerja Walikota Ambon dua periode ini diduga hanya mengumpulkan harta, sementara warga kotanya dibiarkan hidup dalam kemikinan. Meskipun dalam kurun waktu 10 tahun kepemimpinan ia telah berbuat banyak, dengan pembangunan fisik dan non fisik di kota yang bertajuk manise ini, namun sebenarnya ia tidak mampu menurunkan angka kemiskinan secara radikal.

 

Hal ini bisa dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon, dimana sejak periode lima tahun pertama kepemimpinanya (2011-2016), jumlah penduduk miskin di Kota Ambon dari tahun 2013-2016 mencapai 17,9 ribu jiwa (4,38%). Selanjutnya pada periode lima tahun kedua kepemimpinannya (2016-2022) jumlah penduduk miskin di Kota Ambon sejak tahun 2016-2021 mencapai 23,67 ribu jiwa (5,02%). Ini artinya secara kuantitatif sekitar 6000 ribu jiwa pertambahan penduduk miskin di ibu kota Provinsi Maluku itu.

 

 

Kondisi ini menunjukan pada kita selaku warga Kota Ambon bahwa, berbagai program penurunan kemiskinan di Kota Ambon, yang dilakukan lintas badan, dinas dan bagian terkait pada era Walikota Ambon Louhenapessy justru gagal. Pasalnya angka kemiskinan pada masa Walikota Ambon Louhenapessy selama dua kali masa jabatannya, tidak mengalami penurunan yang signifikan, melainkan mengalami kenaikan.

 

Warga Kota Ambon pun lantas berta-tanya sejauh mana penyerapan dana-dana pengentasan kemiskinan yang berasal dari Pemerintah Pusat di Jakarta, dan yang berasal dari Pemerintah Kota Ambon, melalui realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta Daerah (APBN/D), dimana tidak memiliki kontribusi rill sama sekali dalam menurunkan angka kemiskinan di ibukota Provinsi Maluku tersebut.

 

Pada titik inilah mereka menaruh sangka negatif, ternyata sebagian besar diduga masuk ke kantong politikus flamboyan itu, dimana untuk memperkayah diri sendiri dengan membeli rumah mewah, yang harganya miliaran rupiah. Sementara warga Kota Ambon semakin miskin, dimana tidak tertangani dengan baik. Jika saja mereka tertangani dengan baik, maka secara kuantitatif angka kemiskinan selam dua periode masa kepemimpinan Louhenapessy akan menurun. (RM-06)

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Statemen Amirudin Sekretaris PAN Maluku Dukung Program HL-AV Picu Konflik Internal

Statemen Amirudin Sekretaris PAN Maluku Dukung Program HL-AV Picu Konflik Internal

by admin
Oktober 9, 2025
0

REFMAL.ID,-AMBON- Baru empat bulan Amirudin menjadi Sekretaris Dewan Pimpinan...

PPP Maluku Akhirnya Pecah, Dua Hentihu Berpihak ke Dua Versi PPP

PPP Maluku Akhirnya Pecah, Dua Hentihu Berpihak ke Dua Versi PPP

by admin
Oktober 4, 2025
0

Referensimaluku.ID,-AMBON- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) wilayah Maluku akhirnya pecah....

Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Profesional, Wali Kota Ambon Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi

Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Profesional, Wali Kota Ambon Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi

by admin
Agustus 12, 2025
0

REFMAL.ID,-Ambon– Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, kembali menegaskan...

Ambon Bisa Dinobatkan “Kota Konvoi Sepakbola” di Dunia

Ambon Bisa Dinobatkan “Kota Konvoi Sepakbola” di Dunia

by admin
April 29, 2024
0

REFMAL.ID,Ambon - Bukan tidak mungkin suatu saat nanti...

Pj Gubernur Maluku Serasa Gubernur Defenitif

Pj Gubernur Maluku Serasa Gubernur Defenitif

by admin
April 26, 2024
0

REFMAL.ID,-AMBON- Betapa warga masyarakat begitu antusias dengan figur...

Agustus 2024 Brigjen SL Diberhentikan Panglima

Agustus 2024 Brigjen SL Diberhentikan Panglima

by admin
April 18, 2024
0

REFMAL.ID,-AMBON- Pada hari ini Rabu (17/04) kemarin, Brigadir...

Next Post
Demokrasi Deliberatif di Era Kerajaan Hitu

Demokrasi Deliberatif di Era Kerajaan Hitu

Rumahnya Digeledah Tim Penyidik KPK, Wawali Ambon Diam dan Enggan Komentar

Rumahnya Digeledah Tim Penyidik KPK, Wawali Ambon Diam dan Enggan Komentar

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id