Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home Opini

King Faisal Abraham Lincoln Dari Arab Saudi

May 15, 2022
in Opini
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Dr. M.J. Latuconsina, S.IP, MA

Baca Juga

Gubernur Maluku Tak Pernah Klaim Bantuan Pempus Sebagai Pencapaian

Maluku Butuh Api Keberanian Martha Christina (Sebuah Refleksi)

Sayuri Bersaudara, Boaz dan Omong Kosong No Rasicm Dalam Sepakbola.

Pemerhati Sosial,Ekonomi&Politik

 

Referensimaluku.id,-Ambon- Salah satu presiden Amerika Serikat yang populer dari 46 figur presiden sejak 1789 pasca dimerdekakannya negara ini dari Inggris yakni, Abraham Lincoln (1809-1865). Ia merakyat karena tidak hanya memimpin bangsanya keluar dari perang saudara Amerika, dan mempertahankan persatuan bangsanya.

 

Tapi ia juga sukses menghapuskan perbudakan di negaranya Paman Sam pada 1863 melalui proklamasi emansipasi. Meski berbuat terbaik untuk rakyatnya, nasib tragis menimpa Lincoln ia ditembak di teater Ford-Washington pada 14 April 1865, dan meninggal keesokan harinya pada 15 April 1865 dalam usia 56 tahun.

 

Pembunuhnya John Wilkes Booth adalah pemain sandiwara yang memiliki gangguan jiwa, ia juga salah seorang pendukung Konfederasi yang menentang diserahkannya tentara Konfederasi kepada pemerintah setelah berakhirnya perang saudara.

 

Kesamaan kisah Lincoln itu ditemukan pada sosok King (Raja) Faisal bin Abdul Aziz bin Abdurahman as-Saud dari Kerajaan Arab Saudi (Kingdom of Saudi Arabia). Awalnya King Faisal menggantikan saudaranya Raja Aziz pada 2 November 1964, karena Raja Aziz tersangkut kasus skandal keuangan, sehingga menyebabkannya turun dari tahta.

 

Pada masa kepemimpinannya selaku Raja, Faisal pun berusaha memodernisasi negaranya, dan memberikan dukungan keuangan dan moral. Pada tahun 1967 Raja Faisal menggalakkan program penghapusan perbudakan, program ini ia lakukan dengan membeli seluruh budak di Arab Saudi dengan kas pribadinya hingga tak tersisa satupun budak yang dimiliki seorang majikan di negara itu.

 

Bahkan ada budak yang ia beli itu memiliki harga sangat mahal (dengan nilai mata uang dimasa itu), yaitu 2.800 dolar. Kemudian ia bebaskan budak-budak yang dibelinya itu, dan dilanjutkan dengan pemberlakuan aturan tentang pelarangan adanya perbudakan di Arab Saudi untuk selamanya.

 

Atas sikapnya itu, Raja Faisal dikenal sebagai pemimpin yang shalih, dan sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya, dimana banyak sekali program-program baru yang dicanangkannya selepas penobatannya sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, salah satunya program penghapusan perbudakan.

 

Begitu pula Raja Faisal melakukan penyederhanaan gaya hidup keluarga kerajaan, serta melakukan penghematan kas kerajaan dengan menarik 500 mobil mewah Cadillac milik istana, dana dari hasil program diatas salah satunya terealisasi pada pembangunan sumur raksasa hingga sedalam 1.200 meter sebagai tambahan sumber air rakyat untuk dialirkan pada lahan-lahan tandus disemenanjung Arab.

 

Serupa dengan Lincoln, kendati berbuat terbaik untuk rakyatnya, nasib malang menimpa Raja Faisal. Pada 25 Maret 1975 Raja Faisal wafat karena dibunuh. Pembunuhnya adalah keponakannya sendiri, yaitu Pangeran Faisal bin Mus’ad yang baru saja pulang dari pulang dari California Amerika Serikat pada 25 Maret 1975.

 

Mus’ad menyamar sebagai delegasi Kuwait yang ingin bertemu Raja Faisal secara mendadak. Pada saat Raja Faisal berjalan kearahnya untuk menyambut, maka Faisal bin Mus’ad pun tiba-tiba mengeluarkan sepucuk pistol dan menembakkannya ketubuh Raja Faisal sebanyak tiga kali. Dari luka tembak tersebut, Raja Faisal kehabisan darah menghembuskan nafas terakhirnya tak lama setelah itu.

 

Dari hasil penyidikan dan interogasi yang dilakukan, Faisal bin Musaid mengaku bahwa pembunuhan itu atas dasar inisiatifnya sendiri, selain teori konspirasi yang berhembus di masyarakat Arab kala itu, petugas pun mencurigai adanya kerusakan mental pada Faisal bin Musaid.

 

Akhirnya tak lama setelah itu, Faisal bin Musaid dihukum qishos (bunuh) dihadapan khalayak di alun-alun Riyadh pada 18 Juni 1975 pukul 04:30, tiga jam sebelum matahari terbenam. Kisah pengabdian yang serupa antara Raja Faisal, dan Lincoln kepada rakyatnya dengan menghapus perbudakan di negaranya, sehingga tidak salah jika predikat Abraham Lincoln dari Jazirah Arab tepat disematkan kepada Raja Faisal.(Republika, ArahmaNews.com: 2016, Wikipedia, Tribunjateng : 2017). (*)

Tags: Arab SaudiKing Faisal
ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Gubernur Maluku Tak Pernah Klaim Bantuan Pempus Sebagai Pencapaian

Gubernur Maluku Tak Pernah Klaim Bantuan Pempus Sebagai Pencapaian

by admin
January 13, 2026
0

Oleh Dr. M.J. Latuconsina,S.IP,MA Sfat Dosen Fisipol Universitas...

Maluku Butuh Api Keberanian Martha Christina (Sebuah Refleksi)

Maluku Butuh Api Keberanian Martha Christina (Sebuah Refleksi)

by admin
January 4, 2026
0

Referensimaluku. Id, -Ambon- Oleh: Dipl.-Oek. Engelina Pattiasina Pada...

Sayuri Bersaudara, Boaz dan Omong Kosong No Rasicm Dalam Sepakbola.

Sayuri Bersaudara, Boaz dan Omong Kosong No Rasicm Dalam Sepakbola.

by admin
December 18, 2025
0

Referensimaluku.id.,- Ternate -Saya termasuk pengagum berat Boaz Theofilius...

Kiprah Süleyman Demirel di Panggung Politik Turki

Kiprah Süleyman Demirel di Panggung Politik Turki

by admin
November 13, 2025
0

Referensimaluku.id,-Ambon-  Oleh : Dr. M.J. Latuconsina, S.IP,MA Staf...

Duduk dan Mendengarkan

Duduk dan Mendengarkan

by admin
November 12, 2025
0

Referensimaluku.id,-Ambon-  Oleh : Dr. M.J. Latuconsina,S.IP, MA Staf...

Refleksi Menyongsong Persidangan Sinode ke-39 dan Seabad Gereja Protestan Maluku

Refleksi Menyongsong Persidangan Sinode ke-39 dan Seabad Gereja Protestan Maluku

by admin
October 20, 2025
0

Referensimaluku.id,-Ambon-  MENYONGSONG Pdt. (Em.). I. W. J. Hendriks...

Next Post
Sendal Jepit Hanya Alasan, Warga GPM Desak Panglima TNI Copot Danlanud Pattimura

Sendal Jepit Hanya Alasan, Warga GPM Desak Panglima TNI Copot Danlanud Pattimura

PLT Walikota Ambon Akan Pimpinan Acara Purna Tugas Tanpa Louhenapessy

PLT Walikota Ambon Akan Pimpinan Acara Purna Tugas Tanpa Louhenapessy

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id