Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home Uncategorized

Sio Mama ee..Lebe Bae Makang di Rumah daripada di Pelatda!

Juni 19, 2021
in Uncategorized
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensimaluku.id.Ambon, – Ada salah satu oknum anggota Satuan Tugas (Satgas) Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Maluku yang menghendaki dalam tulisannya di fesbuk agar ’’rasa lidah’’ satu atlet jangan sampai mengabaikan selera 80 orang di Wisma Atlet Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, menyusul keluhan pemberian makanan bubur menado, ikan asin dan tahu isi selama empat bulan terakhir ini ke atlet. Jarak ke PON XX hanya tinggal empat bulan saja.  

Baca Juga

Pohon Tumbang Tertimpa Rumah Warga di Kecamatan Leihitu, Polsek Leihitu Bersihkan Pohon

Kajati Maluku Resmi Lantik Kepala Kejari Maluku Tenggara 

Diduga Pengaruh Kipe Masih Kuat di Kejati Maluku, DPRD Maluku Surati KPK Ambil Alih Kasus “Pancuri Kepeng Negara” PT. BPT di Pasar Mardika

Pertanyaannya bukankah hanya lebih kurang 40 puluh atlet saja yang akan terjun di PON XX Papua pada Oktober tahun ini?  Artinya, 40 orang sisanya adalah pelatih dan anggota Satgas Pelatda PON XX Maluku. Yang menjadi ’’Raja’’ dan ’’Ratu’’ kan atlet, bukan anggota Satgas apalagi pengurus KONI Maluku. Sekalipun hanya tiga hingga empat atlet yang mengeluhkan pemberian makan bubur menado, ikan asin dan tahu isi, tetapi setidaknya itu sudah mewakili perasaan dan kondisi psikologis atlet dalam persiapan menuju PON XX Papua. Sudah masih banyak atlet yang mengeluhkan serupa, tetapi ada yang takut diteror pelatih dan Pembina cabor. Mungkin ada rasa malu hati ke oknum-oknum pengurus KONI Maluku dan anggota Satgas Pelatda PON XX Maluku.  Seyogianya Satgas tak perlu melakukan pembenaran lalu curhat di fesbuk atau media sosial.  Bayangkan saja ada sejumlah atlet yang mengungkapkan perasaan mereka begini:’’ Sio mama ee…lebe bae katong makang mama deng katong istri pung makanan di rumah daripada makan bubur, ikan asin dan tahu isi di Pelatda PON XX Maluku’’. Ungkapan satire sejumlah atlet-atlet persiapan PON XX Maluku jangan dianggap cerita lelucon, cerita basi, apalagi berita hoaks oleh Satgas Pelatda PON XX Maluku. Kalau faktanya begitu dan ungkapan hati atlet-atlet seperti itu apakah Satgas Pelatda PON XX Maluku hanya menutup mata, pura-pura tuli, curhat di medsos dan melakukan pembenaran di hadapan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nataniel Orno selaku Chief de Mission Maluku di PON XX Papua. Itu tidak fair. Pembelaan diri oknum-oknum anggota Satgas Pelatda PON XX Maluku di hadapan Pemerintah Provinsi Maluku secara tidak langsung menunjukkan jika karakter feodalistik dan eksklusiv begitu kental melekat di benak Satgas Pelatda PON XX Maluku.  Cerita dapat dipersingkat jika mayoritas praktisi olahraga di Maluku hanya mencari popularitas dan keuntungan materi di balik jeritan hati atlet persiapan PON XX Papua. Tentu itu ’’pola kolonial’’ yang masih dipertahankan oknum-oknum pengurus KONI Maluku. Gerbong kepengurusan KONI Maluku disusun berdasarkan kultur dan kelompok kepentingan yang diangkut dari zaman kepengurusan KONI Kota Ambon beberapa periode sebelumnya.  Jangan mengambinghitamkan atlet yang telah berlatih keras untuk keharuman Maluku dan Indonesia. Jangan pula menyudutkan peran media massa dalam mengungkap kebenaran dan menyajikan fakta sebenarnya. Fakta bahwa memang atlet dikasih makan bubur, ikan asin dan tahu isi selama lebih dari sebulan.  Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menguji hati setiap insan yang tulus berbuat bagi kepentingan banyak orang. (RM-02/RM-03/RM-06)

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Pohon Tumbang Tertimpa Rumah Warga di Kecamatan Leihitu, Polsek Leihitu Bersihkan Pohon

Pohon Tumbang Tertimpa Rumah Warga di Kecamatan Leihitu, Polsek Leihitu Bersihkan Pohon

by admin
Januari 8, 2026
0

Referensimaluku. Id, -AMBON - Hujan dan angin kencang...

Kajati Maluku Resmi Lantik Kepala Kejari Maluku Tenggara 

Kajati Maluku Resmi Lantik Kepala Kejari Maluku Tenggara 

by admin
Januari 7, 2026
0

Referensimaluku.id, -Ambon - Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Rudy...

Diduga Pengaruh Kipe Masih Kuat di Kejati Maluku, DPRD Maluku Surati KPK Ambil Alih Kasus “Pancuri Kepeng Negara” PT. BPT di Pasar Mardika

Diduga Pengaruh Kipe Masih Kuat di Kejati Maluku, DPRD Maluku Surati KPK Ambil Alih Kasus “Pancuri Kepeng Negara” PT. BPT di Pasar Mardika

by admin
Desember 21, 2025
0

Referensimaluku.id, Ambon - Pimpinan DPRD Maluku menilai Kejaksaan...

Malut United Siap Curi Poin di kandang PSM Makassar, Hendri Susilo: “Konsistensi Jadi Poin Laga ini”

Malut United Siap Curi Poin di kandang PSM Makassar, Hendri Susilo: “Konsistensi Jadi Poin Laga ini”

by admin
Desember 21, 2025
0

Referensimaluku.id,-Makassar- “Pertandingan melawan PSM menuntut konsistensi. Pelatih dan...

Jelang Nataru, Pelindo Ambon Perketat Pengamanan Areal Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dan Penambahan Crane Baru

Jelang Nataru, Pelindo Ambon Perketat Pengamanan Areal Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dan Penambahan Crane Baru

by admin
Desember 13, 2025
0

Referensimaluku.id,-,Ambon, Menjelang Hari Raya Natal 25 Desember 2025...

Bikin Keributan di Cafe , Rektor Bakal Panggil RS

Diduga Mabuk, Romy Tantang Pemilik Kafe JMP

by admin
Desember 6, 2025
0

Referensimaluku.id,-Ambon- Diduga dibawah pengaruh minuman keras (Miras) Romy...

Next Post
Kepala Pelabuhan Waipirit Bikin Peraturan Lindungi Kelompoknya, Pedagang Asongan Ribut

Kepala Pelabuhan Waipirit Bikin Peraturan Lindungi Kelompoknya, Pedagang Asongan Ribut

Fans Jerman Konvoi Kemenangan di Ambon dan Bully Fans Belanda di Medsos

Fans Jerman Konvoi Kemenangan di Ambon dan Bully Fans Belanda di Medsos

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id